Viral! Pemuda di Tuban Nyaris Masuk Bui Gegara Bendera One Piece
Dalam foto tersebut, terlihat dua anak kecil sedang memberi hormat kepada bendera bajak laut One Piece, yang dipasang di sebuah gubuk dekat rumahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Seorang pemuda berinisial AR asal Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, harus berurusan dengan aparat hukum usai mengunggah foto kontroversial di status WhatsApp miliknya.
Dalam foto tersebut, terlihat dua anak kecil sedang memberi hormat kepada bendera bajak laut one piece, yang dipasang di sebuah gubuk dekat rumahnya.
Unggahan yang diunggah pada Jumat 1 Agustus 2025 itu sempat menuai perhatian warga desa. Beberapa warga yang melihat status tersebut merasa resah dan melaporkannya ke aparat tiga pilar di kecamatan, yaitu kepolisian, koramil, dan pemerintah setempat.
"Iya, awalnya ada informasi dari warga mengenai foto status WA. Setelah kami telusuri, pelaku mengunggah foto dua anak hormat ke bendera One Piece. Kami mendatangi rumah pelaku untuk meminta penjelasan terkait maksud dari unggahan tersebut," ujar Kapolsek Kerek, Iptu Kastur.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa AR membeli bendera One Piece secara online karena tengah tren di media sosial. Ia kemudian memasangnya di tiang setinggi dua meter di gubuk sekitar rumah dan membuat konten foto tersebut untuk status pribadi.
"Menurut keterangan yang kami dapatkan, pelaku mengaku hanya iseng dan mengikuti tren. Bendera berukuran sekitar 40x50 cm itu kini telah diamankan di kantor Satpol PP," lanjutnya.
Kedatangan aparat juga disertai dengan upaya edukasi. Orang tua AR turut dilibatkan dalam proses pembinaan agar sang anak tidak sembarangan dalam membuat atau menyebarkan konten, apalagi yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Foto yang dijadikan konten sudah dihapus dari ponsel. Kami juga memberikan edukasi agar pelaku tidak lagi ikut-ikutan hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan," pungkas Kastur.
Editor : Firda Rachmawati
