Wabah Nyamuk Bersumber dari Eceng Gondok Saguling, PDIP Soroti Peran Pemerintah

PDIP KBB memperyanyakan tanggung jawab pemerintah dan koorporasi lantaran wabah nyamuk di Cililin bersuimber dari eceng gondok di Saguling

Wabah Nyamuk Bersumber dari Eceng Gondok Saguling, PDIP Soroti Peran Pemerintah
Tim dari PDIP dan relawan membicarkan proses pengasapan untuk meminimalisir wabah nyamuk di Cililin.

INILAHKORAN.ID – Warga Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini hidup dalam kekhawatiran akibat ledakan populasi nyamuk yang mengancam kesehatan lingkungan. 

Berbagai indikasi menguatkan dugaan keberadaan sarang perkembangbiakan serangga pengganggu ini, bersumber dari tumpukan gulma eceng gondok yang menutupi perairan Waduk Saguling. 

Situasi ini menuai keprihatinan dari elemen masyarakat dan partai politik, sekaligus membuka kembali perdebatan mengenai tanggung jawab pengelolaan lingkungan dan peran korporasi yang memanfaatkan potensi sumber daya air tersebut.

Sebagai langkah darurat memutus mata rantai penyebaran, Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDIP Jawa Barat telah melakukan operasi pengasapan atau fogging. 

Langkah tersebut mendapatkan apresiasi, namun juga diikuti desakan agar penanganan tidak berhenti pada tindakan seremonial semata. 

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat, Fajar Taufik menilai, gerakan ini positif dan harus berkelanjutan, namun ia mengingatkan adanya pihak lain yang juga memiliki kewajiban moral dan hukum atas kondisi ekosistem waduk.

"Apa yang dilakukan BAGUNA sangat bagus. Namun perlu diingat, ada tanggung jawab korporasi seperti Indonesia Power yang memanfaatkan waduk ini untuk kepentingan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)," kata Fajar, Kamis (21/5/2026).

"Masalah eceng gondok ini kasus lama yang berulang, penyelesaiannya harus menyeluruh dari hulu ke hilir. Jangan hanya ditarik ke atas lalu dianggap selesai. Semua pihak harus turun tangan: kecamatan, kabupaten, provinsi, termasuk para wakil rakyat," tegasnya.

Sementara itu, dari sisi penanganan kesehatan, Wakil Sekretaris DPD PDIP Jabar, Ida Widaningsih mengimbau warga agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan milik pemerintah. 

Ia memastikan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas siap memberikan pelayanan medis serta suplai obat-obatan bagi warga yang terdampak atau menderita penyakit akibat gigitan nyamuk

"Fraksi PDIP akan terus mengawal dan mengawasi penanganan ini di lapangan agar tuntas dan warga bisa beraktivitas dengan tenang," kata Ida.

Anggota DPRD KBB, Endang Al Haetami, juga menyambut baik aksi nyata tersebut dan berharap hal ini menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam. 

Pasalnya, ledakan eceng gondok di tahun ini terbukti langsung berdampak pada kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar waduk. 

"Pembersihan massal ini dianggap mutlak dilakukan demi mencegah risiko wabah penyakit yang lebih luas, sekaligus menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan Waduk Saguling," ujarnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti