Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih, Percepatan Perbaikan yang Rusak Segera Dilakukan

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb  meninjau lokasi banjir dan menyapa warga terdampak  di Kampung Rancamalang Desa/Kecamatan Margaasih, Rabu 19 Maret 2025. Termasuk memonitor SDN Marggaasih yang dinding dua ruang kelasnya jebol diterjang banjir.

Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih, Percepatan Perbaikan yang Rusak Segera Dilakukan

INILAHKORAN,Soreang - Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb  meninjau lokasi banjir dan menyapa warga terdampak  di Kampung Rancamalang Desa/Kecamatan Margaasih, Rabu 19 Maret 2025. Termasuk memonitor SDN Marggaasih yang dinding dua ruang kelasnya jebol diterjang banjir.

Selain meninjau lokasi, Ali juga menyapa  warga dan memonitoring penanganan bencana serta memberikan santunan paket sembako kepada warga terdampak. 

 Ali menyampaikan Pemkab Bandung terus berupaya menangani banjir melalui berbagai langkah, termasuk koordinasi dengan pemerintah pusat dan lembaga terkait.

"Monitoring ini diharapkan dapat membantu percepatan penanganan banjir serta meringankan beban warga terdampak. Semoga warga terdampak diberi ketabahan dan ketawakalan dalam menghadapi musibah banjir ini," kata Ali.

Ali menyatakan,  penanganan korban banjir ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, sehingga efeknya dapat dirasakan bagi seluruh warga terdampak.

"Pemkab Banudng melalui BPBD juga sudah melakukan pendataan terhadap kerusakan serta koordinasi untuk upaya pemulihan untuk rumah warga yang rusak. Termasuk SDN Magaasih yang dua ruang kelas dindingnya jebol diterjang banjir," ujarnya.

Seperti diketahui,  hujan deras menyebabkan benteng pembatas irigasi jebol, di Kampung Rancamalang RT 1/RW 10, Desa/Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibatnya, dinding dari rumah seorang warga, Asep Suryana pun jebol sehiggga 1 kepala keluarga dengan 4 jiwa ini dievakuasi ke tempat lebih aman. 

Selain itu rumah warga, banjir juga berdampak besar terhadap bangunan SDN Margaasih. Air banjir masuk ke area sekolah dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada 2 ruang kelas rusak berat mengakibatkan jebolnya dinding kelas.

Sedangkan 8 kelas lainnya rusak ringan dan hanya terendam air, begitu pun dengan buku sekolah, alat elektronik dan peralatan belajar lainnya mengalami kerusakan.

Sebagai bentuk kepedulian dan langkah cepat dalam penanganan pascabencana, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin, bersama Kepala Seksi Sarana SD, Setiawan, turun ke lokasi untuk meninjau kondisi sekolah yang terdampak. 

"Kita lakukan pendataan terhadap kerusakan serta koordinasi untuk upaya pemulihan agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan kembali," kata Enjang.

Enjang menegaskan, Disdik Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana


Editor : Ahmad Sayuti