Wacana Sekolah Daring Ramai Dibahas, Begini Kata Mendikdasmen

Mendikdasmen memberikan penjelasan terkait wacana sekolah daring yang belakangan ramai dibahas.

Wacana Sekolah Daring Ramai Dibahas, Begini Kata Mendikdasmen
Mendikdasmen klarifiikasi soal wacana sekolah daring

INILAHKORAN.ID - Belakangan ini wacana sekolah daring atau sistem pembelajaran hybrid pasca libur Idul Fitri ramai dibahas dan akhirnya mendapat kejelasan. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung secara tatap muka di sekolah seperti biasa.

Keputusan ini diambil setelah rapat lintas kementerian yang digelar pada 23 Maret. Dalam rapat tersebut, pemerintah memutuskan untuk membatalkan rencana pembelajaran hybrid yang sempat menjadi pembahasan.

“Sesuai hasil rapat lintas kementerian, pembelajaran di sekolah tetap dilaksanakan sebagaimana biasa dengan mempertimbangkan aspek akademik dan penguatan pendidikan karakter,” ujar Abdul Mu'ti saat memberikan keterangan di Jakarta.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, juga memastikan bahwa siswa tetap mengikuti proses belajar secara langsung di sekolah.

Menurut Pratikno, meskipun sebelumnya sempat ada diskusi terkait kemungkinan penerapan metode hybrid yang menggabungkan pembelajaran daring dan luring, namun saat ini kebijakan tersebut dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak.

“Pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa. daring tidak menjadi urgensi saat ini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tengah memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Berbagai program strategis seperti revitalisasi sekolah hingga pengembangan sekolah Unggul terus didorong demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan tidak terjadi penurunan kualitas pembelajaran atau learning loss pada siswa. Oleh karena itu, proses belajar tatap muka dinilai lebih efektif untuk menjaga kualitas akademik sekaligus memperkuat pendidikan karakter.

Tak hanya sektor pendidikan, Pratikno juga menegaskan bahwa layanan publik penting lainnya, termasuk layanan kesehatan, tetap berjalan normal seperti biasa.


Editor : Firda Rachmawati