Warga dan Aparat Desa Ciherang dan Cimande Hilir Sebut Truk Aqua Tak Ganggu Kenyamanan
Desa Ciherang dan Cimande Hilir, Kecamatan Caringin menegaskan tidak pernah menerima keluhan warganya terhadap truk-truk Aqua yang lalu-lalang di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, meski dua wilayah tersebut dekat dengan wilayah operasional pabrik Aqua Ciherang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Desa Ciherang dan Cimande Hilir, Kecamatan Caringin menegaskan tidak pernah menerima keluhan warganya terhadap truk-truk Aqua yang lalu-lalang di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, meski dua wilayah tersebut dekat dengan wilayah operasional pabrik Aqua Ciherang.
"Masyarakat di Desa Cherang dan Cimande Hilir sudah merasa terbiasa dengan situasi jalan yang tidak hanya dilalui truk-truk Aqua saja melainkan bermacam-macam truk lain yang melintas di jalan tersebut. Jadi tidak ada keluhan dari warga. Biasa aja dari dulu juga begitu. Dari dulu juga ada truk lewat biasa aja," ungkap Kepala Desa Ciherang Pondok, Aldi Wiharsa kepada wartawan pada Senin 12 Februari 2024.
Aldi melanjutkan, warga Desa Ciherang dan Cimande Hilir sudah terbiasa dengan keramaian jalan yang dilalui banyak truk di wilayahnya. Tidak hanya truk-truk Aqua tapi truk-truk lainnya juga melalui Jalan Raya Bogor-Sukabumi ini.
"Ya, kami kan posisinya memang daerah ramai dari dulu, tapi tidak ada keluhan kok," tutur Aldi.
Menurut Aldi, keberadaan pabrik Aqua di daerah Ciherang menguntungkan bagi warga sekitar.
"Dari mulai warga yang bisa bekerja di sana hingga program-program CSR-nya juga bagus," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cimande Hilir, Mulyadi mengatakan, selama ini tidak pernah ada keluhan dari warga terhadap truk-truk Aqua yang berlalu-lalang di Jalan Raya Bogor-Sukabumi.
"Tidak ada sampai saat ini. Apalagi terkait masalah jalan itu kami tidak ada keluhan," tuturnya.
Menurut Mulyadi, Jalan Raya Bogor-Sukabumi itu merupakan jalan nasional sehingga semua truk bisa melewatinya.
"Ya, kan itu jalan nasional. Jadi ramai dilalui berbagai truk, tidak hanya truk-truk Aqua saja. Tapi warga sudah terbiasa kok dengan keramaian di jalan itu," terangnya.
Ia menjelaskan, apabila ada keluhan dari warga, pasti mereka akan menyampaikannya ke aparat desa.
"Tapi, selama ini tidak ada, termasuk warga yang tinggal di pinggir jalan sekalipun tidak ada keluhan," jelasnya.
Warga RT 01 RW 01 Desa Ciherang, Ubung menuturkan, rumahnya berada persis pinggir jalan di samping pabrik Aqua Ciherang, tetapi sama sekali tidak terganggu dengan lalu-lalangnya truk-truk Aqua.
"Warga mana yang mengatakan terganggu. Kalau terganggu justru seharusnya saya yang nomor satu yang paling komplain. Apalagi rumah saya sebelahan dengan pabrik. Kalau ada yang bilang terganggu, dia tinggalnya di ring berapa? Saya saja nggak terganggu," ungkapnya.
Ubung membeberkan, warga sangat terbantu dengan adanya pabrik Aqua di Ciherang dengan program-program CSR yang diberikan ke warga.
"Saya tidurnya juga nyenyak kok meski tinggal dekat banget dengan keluar masuk truk-truk Aqua itu," bebernya.
Warga lainnya bernama Rafka mengaku sudah terbiasa dengan hiruk-pikuknya kendaraan-kendaraan yang lewat di Jalan Raya Bogor-Sukabumi.
"Yang lewat itu banyak, tidak hanya truk Aqua saja tapi ada juga truk-truk besar lainnya termasuk mobil-mobil besar dari perusahaan lain. Tapi, itu sudah biasa," tuturnya.
Warga yang tinggal di RT 1 RW 3 Cimande Hilir, Hasan, juga mengaku tidak terganggu dengan truk-truk Aqua yang lalu-lalang di jalan Bogor-Sukabumi yang dekat dengan tempat tinggalnya.
"Lah, kami sudah biasa. Namanya juga jalan raya, tidak hanya truk-truk Aqua saja yang lewat tapi semua macam kendaraan," pungkasnya. (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani


