Warga Desa Mekarmukti Lakukan Aksi Mancing di Kubangan Jalan Lantaran 10 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki Pemda KBB
Kekecewaan warga Kampung Cisarongge RT 01 RW 01, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluap lantaran jalan rusak di wilayah tersebut tak kunjung diperbaiki.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kekecewaan warga Kampung Cisarongge RT 01 RW 01, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluap lantaran jalan rusak di wilayah tersebut tak kunjung diperbaiki.
Bahkan, sebagai bentuk protes terhadap kondisi tersebut warga Desa Mekarmukti sempat melakukan aksi memancing ikan di kubangan jalan rusak itu.
Seperti diketahui, jalan rusak milik Pemda KBB tersebut merupakan akses penghubung antara Desa Citapen dan Desa Mekarmukti yang bertahun-tahun tak pernah diperbaiki.
Berdasarkan pantauan wartawan, jalan tersebut memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Bahkan, di jalur tersebut kini penuh dengan lubang yang terbagi menjadi empat kubangan air dengan diameter 3 meter.
Selain itu, para pengendara, khususnya roda dua yang melintasi jalan ini harus lebih hati-hati
"Aksi memancing ini ini sebagai bentuk protes terhadap Pemda Bandung Barat agar segera memperbaiki jalan Cisarongge," kata salah seorang warga, Jujun (45).
"Kami udah bosan dengar janji, warga ingin bukti perbaikan karena kondisinya parah sekali," keluhnya.
Menurutnya, hampir 10 tahun lebih jalan Raya Cisarongge mengalami kerusakan dan pada saat musim hujan jalur ini akan penuh dengan kubangan air.
"Sedangkan kalau kemarau penuh lubang berbatu serta debu," ucapnya.
Ia menuturkan, warga setempat telah beberapa kali memperbaiki jalan Cisarongge secara mandiri dengan cara menutup kubangan dengan batu dan pasir.
Namun, sambung dia, saat hujan tiba, hasil jerih payah mereka itu habis tergerus air.
"Kita bosan perbaiki secara mandiri. Saat hujan datang selalu rusak lagi. Kuncinya mesti dicor rabat beton," tegasnya.
Kendati Pemerintah Desa dan Pemda Bandung Barat telah beberapa kali mengajak warga menghadiri rapat terkait perbaikan jalan, lanjut dia, namun jalan tersebut hingga kini tak kunjung diperbaiki, malah jalan desa tetangga yang direnovasi.
"Sejak Agustus 2022 kami sering diajak rapat. Tapi hasilnya gak ada, malah di Desa Citapen dan Cihampelas yang diperbaiki, di sini gak ada," keluhnya.
Sementara itu, warga lainnya Muslih (42) menambahkan, aksi memancing ikan tersebut dilakukan lantaran kubangan air kerap memakan korban.
"Dari awal Januari hingga Februari ini dirinya telah mendapati sedikitnya 10 pengendara terjatuh," sebutnya.
Dengan kondisi tersebut, ia mengaku, ingin menyampaikan bahwa jalan Cisarongge sudah tak layak disebut jalan.
Sebab, dirinya menilai lokasi tersebut lebih layak dipakai kolam ikan.
"Banyak korban anak sekolah, orang tua, atau pekerja jatuh. Kami berharap perbaikan jalan di sini diprioritaskan, kalau tidak lebih baik dibuat kolam aja," tukasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

