Warga Gagalkan Aksi Maling Bersenpi di Bogor, Satu Senpi Tertinggal di TKP

Warga Babakan Peundeuy, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur digegerkan aksi maling bersenpi pada Sabtu 15 Juli 2023 malam. 

Warga Gagalkan Aksi Maling Bersenpi di Bogor, Satu Senpi Tertinggal di TKP
Dalam aksi maling bersenpi itu, dua pelaku membawa senjata api (senpi). Kedua pelaku yang berhasil melarikan diri usai dipergoki warga setempat tersebut, dibekali dua pucuk senjata api yang sempat ditodongkan kepada sejumlah warga Bogor. (ilustrasi)

INILAHKORAN, Bogor - Warga Babakan Peundeuy, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur digegerkan aksi maling bersenpi pada Sabtu 15 Juli 2023 malam. 

Dalam aksi maling bersenpi itu, dua pelaku membawa senjata api (senpi). Kedua pelaku yang berhasil melarikan diri usai dipergoki warga setempat tersebut, dibekali dua pucuk senjata api yang sempat ditodongkan kepada sejumlah warga Bogor.

Warga RT 03/RW 12 Babakan Peundeuy, Caca (18) mengatakan, dirinya bersama sejumlah warga berhasil menggagalkan aksi maling bersenpi saat hendak membawa kabur motor jenis Honda Beat miliknya.

"Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB. Motor saya sudah nyala dan pelaku sudah siap jalan. Saya dorong sampe dia jatuh, dia langsung lari ke motor temennya," ungkapnya kepada awak media, Minggu 16 Juli 2023.

Caca memaparkan, langsung berteriak hingga mengundang perhatian warga sekitar, salah satunya tetangganya Ewing. Untuk ciri-ciri pelaku yang hendak mencuri motornya, menggunakan jaket hitam, helm putih, berkumis tipis dan berperawakan pria dewasa biasa. 

"Orangnya bersih, agak tinggi, pake kaos putih. Satu pelaku lainnya pake jaket hitam helm hitam. Motor matic tapi tidak jelas motor apa," paparnya.

Sementara itu, tetangga Caca, Ewing yang mendengar teriakan Caca, sempat mendekat dan berupaya menangkap pelaku. Namun langkahnya terhenti usai ditodongkan senjata api oleh pelaku yang tengah berada di atas motor menunggu rekannya yang beraksi. 

"Dia pake masker hitam, helm biasa warna hitam. Senjatanya warna hitam, sempat ngomong dia, apa loe sambil nodong senjata ke muka saya," jelas Ewing.

Ewing membeberkan, saat itu dirinya mengaku sudah membekali diri dengan rantai besi, namun terpaksa mundur setelah ditodong senjata api. 

"Mereka langsung kabur, keperegok sama motor gojek dan sempat mau dihalangi, tapi lagi-lagi todongkan pistol, akhirnya lolos," bebernya.

Sementara warga lainnya, Sahri mengaku menemukan sepucuk senjata api tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). 

"Saya denger ada yang teriak, pas saya datang kondisi motor sudah terjatuh. Nggak jauh dari situ saya temukan senjata api warna silver, gagangnya kayu," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua RW 12, Suganda menceritakan, menurut warga, pelaku membawa dua pucuk senjata api. Namun salah satunya terjatuh.

"Jadi mereka bawa dua senjata, yang satu sepertinya jatuh saat berebut motor sama pemiliknya. Kami amankan pakai kantong plastik agar tidak tersentuh," terangnya.

Diketahui, senjata rakitan kaliber 9 mm tersebut dalam keadaan aktif dengan peluru terisi penuh. Wargapun langsung menghubungi nomor pengaduan khusus milik Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso. 

Terpisah, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila beserta jajaran pun langsung mendatangi TKP. Senjata api jenis revolver silver berlogo tengkorak putih milik pelaku yang terjatuh, lantas diamankan sebagai barang bukti. 

"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Kami sudah mengamankan sejumlah alat bukti dan segera melakukan penyelidikan lebih jauh. Kami akan berupaya maksimal untuk mengungkap kasus ini," terang Rizka.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, jumlah pelaku, ciri-ciri dan keterangan lainnya sudah kami dapatkan. Kami akan langsung melakukan pengejaran," pungkas Rizka.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani