Warga Garut Keluhkan Kerusakan Jalan Sepanjang Bandrek Cibatu

Sejumlah kerusakan jalan sepanjang Bandrek Cibatu dikeluhkan warga Garut. Selain cepat merusak kendaraan, kecelakaan pun mengintai pengguna.

Warga Garut Keluhkan Kerusakan Jalan Sepanjang Bandrek Cibatu
Kondisi kerusakan jalan sepanjang Bandrek Cibatu yang dikeluhkan warga Garut, Jumat 27 Mei 2022.

INILAHKORAN, Garut - Warga mengeluhkan sejumlah kerusakan jalan sepanjang Bandrek Cibatu. Asep Heriyadi (38) menyebutkan penanganannya terkesan lamban.

Dia menuturkan, kerusakan jalan sepanjang Bandrek Cibatu itu salah satunya di Kampung Panyingkiran Desa Keresek Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut yang hingga kini belum ada perbaikan.

Menurutnya, selain banyak bagian aspal terkelupas di beberapa titik bahkan kerusakannya terbilang parah dengan lubang cukup dalam dan berdiameter cukup besar. Potensi bahaya terlebih kalau turun hujan menimbulkan kubangan air bahkan lubang besar pada kerusakan jalan sepanjang Bandrek Cibatu yang tak tampak karena tertutup genangan air.

Baca Juga: Festival Kopi Tanah Air Akrabkan Kader PDIP se-Indonesia

Padahal, jalan tersebut ramai dilalui kendaraan berbagai jenis. Bukan hanya membuat kendaraan berbagai jenis yang melintasinya cepat mengalami kerusakan melainkan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Pengendara terpaksa mesti ekstra hati-hati saat melintasi daerah tersebut dengan memilih-milih bagian jalan yang dinilai masih cukup aman.

Sejumlah kerusakan jalan sepanjang Bandrek Cibatu itu terdapat mulai perempatan Bandrek Kecamatan Kersamanah hingga wilayah jalan kabupaten Kecamatan Cibatu yang kerap dijadikan jalur alternatif setiap terjadi kemacetan di jalan negara jalur Balubur Limbangan-Malangbong.

Baca Juga: Bima Arya Ajak Menteri dan Wali Kota se-Indonesia Panjatkan Doa Bersama untuk Emmeril Khan Mumtadz

"Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan jalan. Jangan biarkan masyarakat risi dan khawatir setiap melintasi jalan ini. Ini kan jalan ramai yang biasa dilewati masyarakat bepergian ke pusat Cibatu," kata Asep Heriyadi warga Kampung Panyingkiran Desa Keresek, Jumat 27 Mei 2022.

Senada dikatakan Ujang Restu (55) warga Desa Wanakerta. Dia berharap pihak dinas/instansi terkait memerhatikan kondisi saluran air di sepanjang jalur jalan kabupaten tersebut yang kerap mengalami luapan air jika turun hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Siti Fadia Silva Ramadhanti Peraih Emas Sea Games 2021 Hanoi Disambut Ribuan Warga Klapanunggal Bogor

"Akan percuma kalau hanya badan yang diperbaiki, sedang saluran airnya (drainase jalan) tidak diperbaiki atau dibersihkan," ujarnya.

Ditambahkannya, kurangnya penerangan jalan umum di jalur Bandrek-Cibatu juga menjadi persoalan yang mesti mendapatkan perhatian Pemkab Garut. (Zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran