XL Axiata Perkuat Kontribusi Organisasi Mahasiswa dan Startup via Rumah Akselerasi Inovasi
XL Axiata merampungkan program Rumah Akselerasi Inovasi yang diikuti anak muda yang mengelola organisasi mahasiswa dan startup.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - XL Axiata Future Leaders (XLFL) merampungkan program Rumah Akselerasi Inovasi yang diikuti anak muda yang mengelola organisasi mahasiswa dan startup.
“Rumah Akselerasi Inovasi mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan melalui workshop interaktif dan tantangan berdasarkan kurikulum yang telah dibentuk berdasarkan riset pada kebutuhan pengembangan kelompok," kata Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O Baasir, Kamis 30 Juni 2022.
Menurutnya, kegiatan Rumah Akselerasi Inovasi itu berlangsung selama tiga bulan sejak Maret 2022. Program CSR XL Axiata itu diikuti total 110 perwakilan dari organisasi mahasiswa dan startup. Mereka dilatih guna memperkuat kontribusi kepada masyarakat.
Baca Juga: Piala Trofeo Ronaldinho Disebut Akun Instagram Fans Persik Sebagai Piala Chiki
Selama tiga bulan, antusiasme dan komitmen diuji melalui berbagai aspek dan kriteria. Tak berhenti di situ, XL Axiata juga mendanai proses implementasi ide yang berfokus pada proyek sosial demi memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Menurutnya, materi program Rumah Akselerasi Inovasi diharapkan bisa menjawab isu-isu pengelolaan sumber daya manusia yang dialami organisasi/startup, seperti kemampuan berinovasi dan tanggap dalam melihat peluang.
"XL Axiata juga akan mendanai proses implementasi ide yang berfokus pada proyek sosial demi memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat dan lingkungan," ujarnya.
Materi belajar di pelatihan XLFL ini terdiri dari Business Acumen, Proposal Arrangement, Design Thinking, Digital Marketing, serta Pitching Presentation. Para pengajar adalah para ahli di bidang yang berkaitan erat dengan materi pelatihan. Mereka antara lain merupakan praktisi serta sosiopreneur serta profesional di perusahaan nasional maupun multinasional.
Materi-materi tersebut diharapkan akan menjawab isu-isu pengelolaan sumber daya manusia yang dialami oleh organisasi/startup, seperti kemampuan berinovasi dan tanggap dalam melihat peluang. Ilmu yang didapatkan dari pelatihan yang diselenggarakan XLFL tersebut bisa mereka manfaatkan dalam pengembangan organisasi dan bisnis, atau pun membangun strategi organisasi secara komprehensif.(*)
Editor : inilahkoran


