Yana Tegaskan Nataru Alun-alun di Bandung Ditutup
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan semua alun-alun di Kota Bandung ditutup saat libur Natal dan Tahun Baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan semua alun-alun di Kota Bandung ditutup saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Penutupan saat Nataru dilakukan Yana Mulyana untuk mengantisipasi dan meminimalisir kerumanan yang menyebabkan kembalinya penyebaran Covid-19.
"Ada Alun-alun Ujung Berung, Cicendo, Regol dan Alun-Alun Bandung," kata Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa 14 Desember 2021.
Baca Juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Aktivitas di Objek Wisata Kota Bandung Dibatasi
Dikemukakan dia, penerapan PPKM level 2 saat libur Nataru akan fokus terkait pembatasan kapasitas dan waktu operasional. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan dan tidak berkerumun serta merayakan perayaan tahun baru 2022 mendatang.
"Harus belajar potensi penyebaran terjadi karena euforia sama kerumunan. Mudah-mudahan bisa membatasi diri untuk tidak merayakan berlebihan," ucapnya.
Dirinya menyebut saat ini kasus konfirmasi aktif rendah termasuk positivity rate 0,9 dan keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 5 persen. Apalagi kasus kematian sudah beberapa bulan nol kasus.
Baca Juga: Terungkap Motif KDRT Yang Viral di Bandung
"Jadi secara indikator WHO pandemi di Bandung saat ini relatif terkendali," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Dadang Darmawan mengatakan, bahwa taman-taman di Kota Bandung saat libur Nataru dan di level 2 tetap dibuka dengan kapasitas dan pembatasan waktu namun alun-alun ditutup.
"Kan kalau taman ruang publik dibuka, kecuali alun alun di level 2. Tapi taman lain dibuka dengan kapasitas 25 persen dibuka jam 10.00 Wib sampai 18.00 Wib," kata Dadang.
Baca Juga: PTM Terbatas Kota Bandung Masuk Tahap Ketiga, 632 Sekolah Dapat Izin Belajar di Kelas
Dirinya mengaku tantangan pengawasan yang dilakukan, yaitu banyak masyarakat yang ingin datang ke taman dan aksesnya yang banyak. Antisipasi agar tidak ada kegiatan perayaan tahun baru di taman dengan tidak mengizinkan berkegiatan.
"Apabila ditemukan masyarakat yang memaksakan berkegiatan di taman saat malam tahun baru akan ditindak. Kita juga menggandeng Satpol PP untuk melakukan penindakan," ucapnya. *** (Yogo Triastopo)
Editor : inilahkoran


