1.000 Orang Lebih Dikabarkan Meninggal di Prancis Karena Gelombang Panas Ekstrem

Prancis dilanda cuaca panas ekstrem, 1.000 orang lebih dikabarkan meninggal dunia.

1.000 Orang Lebih Dikabarkan Meninggal di Prancis Karena Gelombang Panas Ekstrem
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Prancis.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini negara-negara di eropa tengah menghadapi gelombang panas ekstrem hingga menyebabkan banyak orang meninggal dunia.

Negara Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian lebih banyak dari yang diperkirakan sejak 24 Juni karena gelombang panas ekstrem.

Badan Kesehatan Masyarakat Prancis menyatakan bahwa data yang masih bersifat sementara itu menunjukkan peningkatan signifikan angka kematian selama periode gelombang panas. 

Kelompok usia di atas 65 tahun menyumbang sebagian besar dari data kematian berlebih tersebut.

Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, memperingatkan bahwa dampak kesehatan akibat gelombang panas belum berakhir meskipun suhu mulai menurun di sejumlah wilayah. 

Menurutnya, Prancis kini mengalami “jumlah kematian yang lebih tinggi dari biasanya,” seperti dilaporkan stasiun televisi BFMTV.

Layanan medis darurat Paris (SAMU) melaporkan 80 kematian pada Sabtu, termasuk 30 kasus serangan jantung. Angka tersebut sedikit turun dibandingkan 109 kematian yang tercatat pada Jumat.

Adapun lonjakan angka kematian itu terjadi setelah Prancis mengalami 11 hari berturut-turut cuaca panas ekstrem di sebagian besar wilayah Prancis.***


Editor : Irma Nurfajri