19 Merek Ramaikan GIIAS Bandung 2026 di Sudirman Grand Ballroom

19 Merek Ramaikan GIIAS Bandung 2026 di Sudirman Grand Ballroom
GIIAS BANDUNG: Project Director GIIAS The Series Abiyoso Wietono dan Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara saat konferensi pers terkait GIIAS Bandung 2026, Rabu (2/9).

Oleh: Doni Ramdhani

INILAH, Bandung - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 segera digelar. Pada 9-13 September 2026 nanti, pameran otomotif itu dihelat di Sudirman Grand Ballroom.

“Untuk GIIAS Bandung 2026 ini merupakan tahun keempat. Pameran ini diramaikan 16 merek mobil dan 3 merek motor,” kata Project Director GIIAS The Series Abiyoso Wietono di Bandung, Rabu (2/9).

Selain itu, GIIAS Bandung 2026 itu pun diikuti 11 merek supporting system di ekosistem industri otomotif.

“Kami sangat antusias membawa kembali rangkaian GIIAS ke Bandung. Tahun ini, hadirnya berbagai merek kendaraan baru akan memberikan lebih banyak pilihan serta pengalaman berkunjung yang makin beragam,” ujarnya.

Selain menghadirkan line up kendaraan terbaru, GIIAS Bandung 2026 juga akan memanjakan pengunjung melalui beragam aktivitas interaktif dan acara seru sepanjang pameran.

Kehadiran gelaran ketiga dalam rangkaian GIIAS The Series ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman otomotif yang berkesan bagi masyarakat Jawa Barat, tetapi juga terus mendorong pertumbuhan pasar otomotif nasional.

Sementara itu, Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menjelaskan sebagai provinsi dengan angka penjualan kendaraan bermotor tertinggi kedua di tingkat nasional, kehadiran GIIAS Bandung selalu menjadi ajang yang ditunggu-tunggu masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, GIIAS Bandung 2026 siap menyambut tinggi antusiasme publik dengan menghadirkan jajaran merek otomotif global yang semakin lengkap.

Kukuh menuturkan, penyelenggaraan GIIAS The Series bertujuan untuk mendorong perkembangan industri otomotif daerah sekaligus memperkuat pasar otomotif nasional.

“Jawa Barat memiliki potensi pasar yang sangat besar. Dari sisi penjualan, provinsi ini konsisten berada di peringkat kedua nasional dengan angka 42.080 unit kendaraan atau menyumbang 15,1% dari total penjualan nasional hingga April 2026. Selain itu, berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi di Jawa Barat sepanjang tahun 2025 juga mencatatkan rekor tertinggi secara nasional hingga menembus Rp296,8 triliun,” jelasnya.

Potensi besar tersebut makin dipertegas oleh hadirnya pusat-pusat manufaktur otomotif yang tersebar di wilayah Jawa Barat. Kawasan industri strategis di Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Purwakarta terbukti menjadi magnet utama masuknya modal sekaligus daya dorong bagi perkembangan industri kendaraan bermotor. (dnr)


Editor : Inilahkoran