240 Dapur MBG Dihentikan Sementara oleh BGN Karena Bermasalah
BGN berhentikan 240 dapur MBG untuk sementara waktu karena ada masalah di SPPG.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan hampir setahun setengah.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan pihaknya kini telah menghentikan sementara operasional sekitar 240 dapur MBG.
240 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihentikan BGN ini berada di berbagai daerah, karena belum memenuhi standar yang ditetapkan.
“Sekarang sudah ada 240-an yang kita suspend atau dihentikan sementara, karena ada hal-hal yang harus dipenuhi,” jelas Dadan
Penghentian sementara ini dilakukan karena sejumlah SPPG belum memenuhi persyaratan kesehatan dan kelayakan operasional, mulai dari sertifikasi hingga kondisi ruangan yang dinilai belum memadai.
Beberapa SPPG diminta BGN harus meningkatkan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) yang diterbitkan Dinas Kesehatan.
Selain itu, terdapat dapur yang perlu dimodifikasi agar tidak terjadi potensi kontaminasi silang dalam proses pengolahan makanan.
Kepala BGN menegaskan sertifikat SLHS menjadi syarat wajib bagi seluruh SPPG yang menjalankan program MBG.
Dadan menyatakan operasional SPPG dapat dihentikan sementara apabila dalam waktu satu bulan sertifikat tersebut belum juga diterbitkan.
“Biasanya setelah satu bulan kalau SLHS-nya belum keluar, operasinya akan dihentikan sementara,” tutur Dadan.***
Editor : Irma Nurfajri


