32 Bakal Calon Kades Ikuti Tes Akademik Pilkades Serentak Cianjur 2026
Sebanyak 32 bakal calon kepala desa mengikuti tes akademik Pilkades serentak Cianjur 2026 untuk lima desa yang memiliki lebih dari lima peserta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebanyak 32 bakal calon kepala desa (Kades) mengikuti tes seleksi akademik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Cianjur, Minggu (20/9/2026).
Tes akademik tersebut digelar di Aula Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur dan diikuti bakal calon dari lima desa yang memiliki lebih dari lima peserta.
Asisten I Sekretariat Daerah Cianjur Arief Purnawan mengatakan, puluhan bakal calon tersebut berasal dari Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun; Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung; Desa Campakamulya, Kecamatan Campakamulya; Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta; dan Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang.
"Rata-rata bakal calon dari empat desa yang akan menggelar Pilkades serentak sebanyak enam orang, sedangkan di Desa Ciranjang sebanyak delapan orang sehingga dilakukan tes akademik guna menjaring hanya lima calon yang akan bertarung," kata Arief seperti dikutip dari Antara, Minggu (20/9/2026).
Ia menjelaskan, tes seleksi akademik tersebut mencakup sejumlah materi, mulai dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, wawasan kebangsaan, pengetahuan umum, pemerintahan, hingga peraturan perundang-undangan terkait desa.
Selain itu, peserta juga diuji mengenai bahasa Indonesia, logika matematika, dan penalaran.
Menurut Arief, seleksi akademik diperlukan agar bakal calon kepala desa tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki wawasan yang memadai untuk menjalankan pemerintahan desa.
Pihaknya mengimbau seluruh bakal calon kepala desa menjaga sportivitas dan menciptakan suasana kondusif selama seluruh tahapan Pilkades serentak 2026, termasuk setelah mengikuti tes akademik.
"Nanti rakyat yang memberikan suara dan menentukan siapa yang dianggap layak untuk menjadi kepala desa, tes akademik digelar Fakultas Hukum Unsur Cianjur, sebagai bagian dari tahapan seleksi bakal calon yang jumlah lebih dari lima orang di satu desa," ujarnya.
Penanggung Jawab Tes Seleksi Akademik Bakal Calon Kepala Desa Cianjur 2026 Cucu Solihan mengatakan, tes tersebut diikuti 32 peserta dari lima desa dan lima kecamatan.
Pelaksanaan tes berlangsung selama satu hari. Setelah tes selesai, hasilnya langsung dihitung untuk kemudian diakumulasikan dengan nilai yang telah diperoleh dari panitia desa.
Cucu mengatakan, peserta mengerjakan sebanyak 50 soal yang disusun dengan menyesuaikan kualifikasi pendidikan bakal calon kepala desa.
"Soal yang diberikan mencakup pemerintahan, otonomi daerah, pengetahuan umum, pemerintahan desa, serta sejumlah materi lainnya termasuk menyesuaikannya kualifikasi syarat menjadi kepala desa minimal lulusan SMP," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti

