6 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik: Refund Tiket 100 Persen
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) memastikan refund penuh sebesar 100 persen untuk para penumpang terdampak pembatalan penerbangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
Transportasi udara kini bukan lagi barang mewah, melainkan urat nadi yang menghubungkan keluarga, bisnis, dan impian masyarakat Indonesia.
Ketika maskapai membatalkan penerbangan secara sepihak baik karena alasan teknis maupun operasional, penumpang adalah pihak yang paling dirugikan waktu dan energinya.
Langkah Kemenhub memayungi hak masyarakat dengan jaminan refund 100 persen adalah bentuk empati negara. Kebijakan ini memaksa maskapai untuk lebih bertanggung jawab sekaligus mengembalikan rasa percaya masyarakat bahwa hak-hari mereka sebagai konsumen dilindungi oleh hukum.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan kebijakan refund penuh tersebut berlaku bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat kondisi operasional bandara yang terdampak abu vulkanik erupsi GAK.
"Terkait pembatalan atau refund penerbangan itu berlaku 100 persen," kata Lukman, Minggu (6/9).
Lukman menegaskan pengembalian tiket sebesar 100 persen merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sehingga penumpang tidak mengalami kerugian akibat pembatalan penerbangan yang terjadi karena faktor keselamatan penerbangan.
Sebelumnya, dalam jumpa pers terpantau di Jakarta, Minggu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta maskapai penerbangan (airlines) segera menyampaikan informasi kepada penumpang terkait pembatalan penerbangan akibat penutupan sejumlah bandara yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Langkah tersebut dilakukan agar penumpang tidak perlu datang langsung ke bandara ketika penerbangannya terdampak pembatalan akibat kondisi yang tidak memungkinkan.
Menurutnya, maskapai dapat menyampaikan informasi pembatalan penerbangan secara elektronik melalui kontak pribadi penumpang seperti email maupun nomor telepon yang terdaftar.
Pembatalan atau refund dapat dilakukan secara elektronik dengan para penumpang menyampaikan informasi data apakah itu email ataupun handphone pribadinya untuk bisa disampaikan kepada pihak airlines.
Selain pemberitahuan pembatalan, proses pengembalian dana atau refund tiket juga diharapkan dapat dilakukan secara elektronik sehingga pelayanan kepada penumpang berjalan lebih cepat.
Kementerian Perhubungan meminta seluruh maskapai memastikan hak penumpang tetap terpenuhi dengan memberikan informasi yang jelas terkait perubahan jadwal, pembatalan, maupun mekanisme pengembalian tiket.
Adapun sebanyak enam bandara ditutup sementara akibat terdampak abu vulkanik erupsi GAK yang mempengaruhi keselamatan operasional penerbangan.
Pada awalnya, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe Jakarta, serta Budiarto Curug Tangerang.
Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terdampak abu vulkanik sehingga operasional penerbangan di bandara tersebut turut dihentikan sementara.
Hitung Kerugian Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan kerugian sektor penerbangan akibat penutupan enam bandara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga kini masih dalam proses penghitungan bersama pihak terkait.
Dudy mengatakan pemerintah belum memperoleh angka pasti mengenai dampak kerugian yang dialami maskapai penerbangan maupun pemangku kepentingan lainnya akibat penutupan sejumlah bandara tersebut.
"Berkaitan dengan perhitungan, sampai sejauh ini kami belum mendapatkan perhitungan, karena pemberlakuan penutupan bandara ini baru kami mulai adalah sejak dini hari tadi pagi," kata Menhub..
Menurutnya, penutupan bandara baru diberlakukan sejak dini hari dan siang tadi, sehingga seluruh maskapai dan pemangku kepentingan terkait di sektor penerbangan masih berfokus memberikan pelayanan kepada penumpang yang terdampak.
Kementerian Perhubungan saat ini masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan penumpang terpenuhi, sementara penghitungan dampak ekonomi belum menjadi prioritas utama.
"Dari masing-masing airline masih memfokuskan atau dari seluruh stakeholder memfokuskan bagaimana kita melayani penumpang dulu. Kami belum melakukan perhitungan dampak keuangan atau dampak lain yang dialami oleh para airlines maupun stakeholder lainnya," tegas Menhub.
Dudy menjelaskan apabila kondisi penutupan bandara berlangsung lebih lama, pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ia menegaskan aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama sehingga pemerintah tidak akan memaksakan operasional apabila kondisi belum memungkinkan untuk dilakukan. (bsf)
Editor : Inilahkoran

