Ada Luka di Kepala, Polisi Dalami Kematian Pria di Sungai Citanduy

Polisi masih menunggu hasil visum terkait penemuan mayat pria di Sungai Citanduy setelah menemukan luka di bagin kepala korban

Ada Luka di Kepala, Polisi Dalami Kematian Pria di Sungai Citanduy
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra

INILAHKORAN.ID - Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota masih mendalami kasus penemuan mayat pria yang ditemukan mengambang di aliran sungai Citanduy, wilayah Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Kamis (21/5/2026).

Korban diketahui bernama Fiqri Legi Ansori (25), warga Kampung Gareumpay, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Identitas korban dipastikan polisi setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk pencocokan sidik jari.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.

“Untuk sementara belum mengarah ke dugaan pembunuhan. kami masih melakukan pendalaman dan autopsi terhadap jasad korban,” kata Herman.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya luka di bagian kepala korban. Namun, penyidik belum dapat memastikan luka tersebut akibat benturan benda tumpul, benda tajam, atau karena faktor lain.

“Memang ada luka di bagian kepala. Tapi apakah itu akibat pukulan atau terjatuh, nanti ahli yang akan memastikan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sehari-hari bekerja sebagai sopir taksi online Maxim. Namun saat dinyatakan hilang, korban disebut sedang tidak bekerja.

Sebelum hilang kontak, korban sempat bertemu dengan istrinya yang bekerja di Garut pada Kamis (14/5/2026). Setelah itu, korban masih sempat berkomunikasi melalui pesan WhatsApp hingga Jumat (15/5/2026).

Namun pada Sabtu malam (16/5/2026) sekitar pukul 19.21 WIB, korban tidak lagi bisa dihubungi oleh keluarganya. Beberapa hari kemudian, jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tersangkut bebatuan dan tumpukan sampah di Sungai Citanduy pada Selasa (19/5/2026) siang.

“Korban ini dikenal tertutup dan tidak banyak bercerita kalau memiliki masalah,” Pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti