Ade Zakir Harus Segera Rampungkan Persoalan Bullying dan Pengelolaan Sampah di KBB
Sekda KBB Ade Zakir Hasim resmi dilantik sebagai Pj Bupati Bandung Barat menggantikan Arsan Latif yang terjerat kasus korupsi proyek Pasar Cigasong, Kabupaten Majalengka beberapa waktu lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sekda KBB Ade Zakir Hasim resmi dilantik sebagai Pj Bupati Bandung Barat menggantikan Arsan Latif yang terjerat kasus korupsi proyek Pasar Cigasong, Kabupaten Majalengka beberapa waktu lalu.
Dilantiknya Ade Zakir sebagai Pj Bupati Bandung Barat itu tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri bernomor 100.2.1.3/4513/OTDA tertanggal 14 Juni 2024 yang ditandatangani Plh Sekretaris Ditjen Suryawan Hidayat.
Dalam pelantikan tersebut, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menekankan sejumlah persoalan yang harus segera ditindaklanjuti Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir yakni bullying dan pengelolaan sampah di KBB.
"Itu amanat dari pak Pj Gubernur Jawa Barat waktu pelantikan, tentu harus kita tindaklanjuti," kata Ade Zakir saat ditemui, Senin 17 Juni 2024.
"Karena ada penekanan khusus dari beliau kepada saya terkait dengan perundungan, khususnya dan pengelolaan sampah," sambungnya.
Terkait dengan sampah, ungkap Ade, pihaknya telah melaksanakan diskusi dengan pihak-pihak terkait. Hasilnya, memang harus diupayakan penyelesaian sampah dari masing pemerintahan yang ada di Bandung Raya.
"Di samping itu juga, kuota sampah di kita, yakni di TPPAS Sarimukti juga sudah terbatas. Itu juga memang harus diupayakan langkah-langkah," ungkapnya.
Ade mengakui sempat berkoordinasi dan mendapat arahan dari Sekda Provinsi Jawa Barat agar lebih gencar menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah di hulu.
"Untuk strategi khususnya nanti kita diskusikan dengan DLH karena ini akan terintegrasi dengan gerakan Citarum Harum," ucapnya.
Ade menyebut, lantaran amanat dari Pj Gubernur Jabar memang bersifat pelayanan, pihaknya pun bakal menekankan bakal menambah alokasi anggaran baik untuk persoalan sampah ini.
"Karena itu memang sifatnya Pelayanan memang harus kita lakukan tentu ada penekanan. Kami dengan Bappeda juga sudah berdiskusi, khusus untuk tahun depan kita alokasikan lebih," katanya.
Pihaknya sudah memiliki rencana penanganan sampah di Bandung Barat ini dengan berdiskusi dan mencantumkannya dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
"Tahun ini kita cek seperti apa, ya itu tadi. Kita akan terintegrasi dengan gerakan Citarum Harum yang dikelola provinsi," ujarnya.
"Mudah-mudahan, bisa terintegrasi semua, karena yang ada masalah di Citarum ini bukan berarti tidak ada hubungannya dengan Lembang atau daerah yang lain. Nantinya ini akan jadi satu," ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani

