Anggaran Rp18 Miliar Digelontorkan Provinsi untuk Atasi Banjir, Komisi III DPRD KBB Kawal Perbaikan PJU dan Infrastruktur

Komisi III DPRD KBB terus berupaya mendorong Pemkab untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayahnya, terutama penerangan jalan umum (PJU) dan penanganan masalah banjir. 

Anggaran Rp18 Miliar Digelontorkan Provinsi untuk Atasi Banjir, Komisi III DPRD KBB Kawal Perbaikan PJU dan Infrastruktur
Ketua Komisi III DPRD KBB Pither Tjuandys mengungkapkan, pihaknya tengah fokus mengawal perbaikan PJU dan infrastruktur yang menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Komisi III DPRD KBB terus berupaya mendorong Pemkab untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayahnya, terutama penerangan jalan umum (PJU) dan penanganan masalah banjir. 

Ketua Komisi III DPRD KBB Pither Tjuandys mengungkapkan, pihaknya tengah fokus mengawal perbaikan PJU dan infrastruktur yang menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
 
"PJU itu sumber dananya dari pembayaran listrik masyarakat kepada pemerintah, yang kemudian kita tarik untuk membangun ke semua perencanaan. Selain itu, juga dibantu oleh anggaran dari pusat," ujar Pither, Minggu 19 Oktober 2025.
 
Pither menjelaskan, untuk daerah pemilihannya (dapil) yang meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cisarua, Kecamatan Parongpong dan Kecamatan Lembang terdapat sekitar 200 titik PJU yang saat ini sedang dalam tahap survei. 

Ia berharap, pada November mendatang, setelah penetapan dan penandatanganan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), program perbaikan PJU ini dapat segera berjalan, termasuk di sekolah-sekolah yang juga sudah disurvei oleh dinas terkait.
 
"Masalah infrastruktur menjadi perhatian utama kami karena merupakan skala prioritas dalam RPJMD. Jalan yang benar-benar rusak dan mengakibatkan kecelakaan masyarakat, itu yang kita protes," tegasnya.
 
Selain PJU, Komisi III juga menyoroti masalah saluran air yang menyebabkan banjir, terutama di wilayah Parongpong. 

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengatasi masalah ini.
 
"Untuk jalan di Parongpong, kita sudah bersama dengan pemerintah provinsi menganggarkan Rp18 miliar di tahun ini. Sehingga, pada tahun 2026, dengan perubahan ini, sudah mulai berjalan pengerjaannya," ungkapnya.
 
Dana sebesar Rp18 miliar tersebut, lanjut Pither, bakal digunakan untuk menyelesaikan masalah saluran air yang menyebabkan banjir di wilayah Lembang, Parongpong, dan sekitarnya. 

Dana ini merupakan aspirasi dari Pither Tjuandys untuk tiga kecamatan di wilayahnya. Ia menegaskan, Komisi III akan terus mengawal perbaikan infrastruktur di KBB agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

"Tapi kalau dari pemerintah, tentunya bupati dan lain-lain punya program penghijauan yang tentunya lebih banyak untuk pelaksanaan di desa," tambahnya.


Editor : Doni Ramdhani