Antisipasi Kenaikan Harga, Pemkot Bandung Adakan Bazar Murah hingga Akhir Tahun
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar bazar murah di tiga kecamatan, untuk menekan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru (Nataru).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar Bazar Murah di tiga kecamatan, untuk menekan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru (Nataru).
Kegiatan perdana, berlangsung di Kecamatan Bandung Kulon, Mandalajati dan Cicendo pada Senin 24 November 2025.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, Bazar Murah menjadi bentuk intervensi pemerintah agar harga tetap terkendali. Barang yang dijual ditawarkan lebih rendah dari harga pasar.
“Hari ini sudah mulai di tiga kecamatan. Di sana tersedia kebutuhan pokok masyarakat dan sejumlah barang lainnya untuk pengendalian inflasi jelang nataru,” kata Ronny Ahmad Nurudin.
Menurut ia, setiap kecamatan menyediakan 10 stan berisi distributor, ritel modern dan pelaku UMKM yang menampilkan produk unggulan wilayah. Lokasi bazar tersebar di UPT Balai Industri Bandung Kulon, kantor Kecamatan Mandalajati dan Taman Pandawa Cicendo.
Ia menyebut, bazar tersebut merupakan pelaksanaan keempat pada triwulan terakhir 2025. Meskipun hasil pemantauan Mendag dan Wali Kota Bandung di Pasar Cihapit menunjukkan harga relatif stabil, pemerintah tetap melakukan intervensi untuk menjaga kondisi tersebut.
“Kami perlu melakukan trigger untuk menjaga stabilitas harga. Distributor dan ritel, kami minta menjual dengan harga di bawah pasar. Ketersediaan beras dari Bulog juga aman, termasuk pasokan Pertamina dan produk unggulan kecamatan,” ucapnya.
Ronny menambahkan, Bazar Murah akan digelar bergiliran di 30 kecamatan hingga akhir tahun. "Kami berharap, program ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan jelang libur akhir tahun," ujar dia.***
Editor : JakaPermana


