Aplikasi Mobile JKN Wujud Nyata Transformasi Mutu Layanan yang Mudah, Cepat, dan Setara
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya dalam meningkatkan Pelayanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Transformasi Mutu Layanan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya dalam meningkatkan Pelayanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Transformasi Mutu Layanan.
Transformasi Mutu Layanan menjadi fokus utama BPJS Kesehatan Tahun ini dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara, salah satunya dengan melahirkan JKN'>Aplikasi Mobile JKN. JKN'>Aplikasi Mobile JKN adalah salah satu bentuk Peningkatan Mutu Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital.
Mudah, cepat, dan setara hal itulah yang dirasakan oleh Ferdy Liman (47). Dirinya merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang sudah bergabung sejak tahun 2014. Pengalaman pertamanya dalam menggunakan aplikasi ini, yaitu ketika kunjungannya dalam rangka menjalani pengobatan kakinya yang sedang bengkak di UPTD Puskesmas Garuda Bandung.
Pengalaman ini membuat Ferdy ingin bercerita kepada tim Jamkesnews mengenai kemudahan penggunaan JKN'>Aplikasi Mobile JKN dalam menggunakan fitur antrean online di UPTD Puskesmas Garuda Bandung.
“Pertama kali saya berobat menggunakan BPJS Kesehatan, dan saya sangat dimudahkan dengan adanya JKN'>Aplikasi Mobile JKN, aplikasi ini sangat bermanfaat karena penggunaannya yang mudah dan belum pernah ada kendala sedikitpun, fitur yang sangat bermanfaat adalah fitur antrean online Saya sudah mengambil antrean online dari semalam dan ini menghemat waktu, terutama bagi Saya sebagai seorang pekerja, sehingga pagi ini Saya datang sesuai dengan estimasi dari JKN'>Aplikasi Mobile JKN karena di dalam aplikasinya sudah dituliskan perkiraan pemeriksaan jadi kita datang ke Puskesmas menyesuaikan dengan jam tersebut,” cerita Ferdy 20 Oktober 2023.
Pengalaman yang Ferdy rasakan tersebut mencerminkan Pelayanan yang mudah, cepat, dan setara. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mendaftar secara online sebelum mengakses fasilitas Kesehatan yang akan dikunjunginya untuk berobat dan mengetahui estimasi pemeriksaan oleh dokter, sehingga peserta tidak perlu mengantre lama dan mencegah terjadinya penumpukan peserta di puskesmas.
Peserta tidak perlu lagi susah payah datang dari pagi hanya untuk sekedar mengambil nomor antrean. Semua prosedur yang harus dilakukan sudah difasilitasi melalui aplikasi yang dapat diakses dengan mudah melalui smartphone.
Menurut Ferdy JKN'>Aplikasi Mobile JKN memudahkan para pekerja yang tidak memiliki waktu banyak atau sulitnya perizinan ketika akan berobat. Selain memberikan kemudahan dengan adanya antrean online ini memberikan waktu yang efektif sehingga waktu pengobatan menjadi lebih cepat karena tidak perlu capek-capek untuk antre.
Ferdy juga mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan semuanya setara, tidak ada diskriminasi dan tidak ada iur biaya sedikitpun. Hal ini diungkapkan oleh Ferdy berdasarkan pengalamannya ketika mengantar berobat mertuanya.
‘’Sampai sejauh ini tidak ada perbedaan pelayanan dan iur biaya sedikit pun, walaupun saya pertama kali berobat, tapi saya memiliki pengalaman ketika mengantar berobat mertua saya yang Sakit Jantung, mulai dari berobat di Puskesmas ini sampai dengan dirujuk ke RS Advent kemudian ke RS Sentosa tidak ada iur biaya sedikitpun dan pelayanan yang memuaskan karena tidak adanya diskriminasi,’’ ujar Ferdy.
Pelayanan yang setara karena tidak adanya diskriminasi dalam pemberian pelayanan merupakan salah satu kenyamanan yang dirasakannya saat berobat ke fasilitas Kesehatan baik fasilitas kesehatan tingkat pertama ataupun tingkat lanjutan.
“Seharusnya dilakukan sosialisasi lebih luas lagi kepada masyarakat mengenai bagaimana penggunaan Program JKN yang sangat memudahkan segala urusan,” ucap Ferdy.
Menurutnya, penyediaan JKN'>Aplikasi Mobile JKN khususnya untuk antrean online bagi peserta merupakan inovasi yang sangat bermanfaat bagi para peserta JKN yang memerlukan pengobatan, sehingga harus dilakukan sosialisasi lebih luas lagi kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
"Harapannya Program JKN dapat terus berkembang lebih luas lagi sehingga dapat menjamin seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Hingga pada akhirnya tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang tidak bisa berobat karena tidak ada Biaya," aku Ferdy.
Menurut Ferdy, dengan BPJS Kesehatan negara Indonesia dapat menjadi negara yang berhasil memberikan Jaminan Kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui Program JKN, terlebih BPJS Kesehatan setiap tahunnya terus berupaya melakukan peningkatan mutu layanan yang diiringi dengan penggunaan teknologi digital. (adv)
Editor : Ahmad Sayuti

