Armada Logistik Mulai Didistribusikan, KDMP di Tasikmalaya Siap Bergerak

Pemerintah mulai menyiapkan armada logistik untuk mendukung operasional 302 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang berdiri di Kota/Kab Tasikmalaya.

Armada Logistik Mulai Didistribusikan, KDMP di Tasikmalaya Siap Bergerak
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf M Imvan Ibrahim mengatakan, armada logistik yang disiapkan akan menjadi inventaris KDMP dan digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Pemerintah mulai menyiapkan armada logistik untuk mendukung operasional 302 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang akan berdiri di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya

Langkah itu dilakukan untuk memperkuat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa. Hingga akhir Mei 2026, sekitar 80 KDMP telah rampung dibangun. Seiring dengan itu, kendaraan operasional mulai didistribusikan sebagai bagian dari kesiapan koperasi sebelum beroperasi penuh.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf M Imvan Ibrahim mengatakan, armada logistik yang disiapkan akan menjadi inventaris KDMP dan digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

"Dari kebutuhan armada untuk 302 koperasi, saat ini sudah didistribusikan 57 unit truk Fuso. Selain itu disiapkan 50 unit jeep bak terbuka 4x4, dengan 15 unit di antaranya telah tiba di Tasikmalaya. Koperasi juga akan dilengkapi kendaraan pendukung berupa motor roda tiga," kata Imvan, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, kendaraan 4x4 dipilih karena menyesuaikan kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang didominasi wilayah perbukitan dan akses jalan yang menantang. armada tersebut diharapkan mampu menjangkau lokasi koperasi yang berada di daerah terpencil maupun sulit diakses kendaraan biasa.

Sementara itu, puluhan truk Fuso yang telah didistribusikan disiapkan untuk menunjang aktivitas distribusi barang setelah koperasi beroperasi. armada tersebut nantinya digunakan untuk mengangkut berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, pupuk, air bersih hingga gas.

Dengan memiliki armada sendiri, koperasi diharapkan dapat menekan biaya distribusi dan mengurangi ketergantungan terhadap jasa angkutan pihak ketiga.

Selain kendaraan operasional, setiap KDMP juga dilengkapi gudang penyimpanan berkapasitas besar yang dibangun di bagian belakang gedung koperasi. Gudang tersebut menggunakan folding gate setinggi 4 meter dan lebar 6 meter sehingga mampu menampung kendaraan angkut berukuran besar.

Imvan menilai keberadaan armada dan fasilitas logistik menjadi bagian penting dalam membangun rantai pasok berbasis desa. Melalui sistem tersebut, distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan pokok masyarakat dapat dilakukan lebih cepat, efisien dan mandiri.

Program KDMP merupakan program ekonomi kerakyatan yang diinisiasi pemerintah pusat. Di Tasikmalaya, sebanyak 302 koperasi ditargetkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang didukung fasilitas logistik dan sarana distribusi untuk memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.


Editor : Doni Ramdhani