Azwar Anas Mengelus Dada, Melihat Kondisi SDN Tegal Benteng
Kondisi sekolah ( SD - SMP ) negeri yang dalam kondisi rusak berat selama bertahun - tahun seperti yang terjadi di SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Cariu, membuat Azwar Anas anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor prihatin dan mengelus dada.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kondisi sekolah ( SD - SMP ) negeri yang dalam kondisi rusak berat selama bertahun - tahun seperti yang terjadi di SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Cariu, membuat Azwar Anas anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor prihatin dan mengelus dada.
Hal itu, karena ruang rombongan belajar (Rombel) dan sarana prasarananya yang baik, dianggap oleh Azwar Anas sangat berperan penting sebagai pendukung keberhasilan proses belajar mengajar.
"Ruang Rombel tidak hanya sebatas tempat berlangsungnya pembelajaran, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif, aman, dan efektif," ucap Azwar Anas kepada wartawan, Selasa, 9 September 2025.
Azwar Anas berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, mulai saat ini harus memprioritaskan pembangunan atau rehabilitasi sekolah yang kondisinya rusak berat.
"Jangankan sarana prasarana seperti perpustakaan, ruang komputer, ruang P3K, gedung SDN Tegal Benteng saat ini kondisinya sangat tidak layak, tidak nyaman dan bahkan tidak aman untuk digunakan kegiatan belajar mengajar. Saya harap, kedepan Dinas Pendidikan memprioritaskan pembangunan sekolah yang kondisinya sudah rusak berat, agar siswa - siswi tidak menjadi korban atap atau bangunan roboh," harapnya.
Politisi Partai Nasdem itu menyebutkan, bahwa gedung sekolah yang baik adalah aset strategis yang harus dikelola dengan baik agar mendukung mutu pendidikan.
Hal itu juga merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan dan membangun sumber daya manusia yang unggul, demi mengejar bonus demografi atau Indonesia Emas pada Tahun 2045 mendatang.
"Ketersediaan gedunc sekolah yang baik, bisa mengurangi kesenjangan pendidikan antarbwilayah, sehingga mendukung pemerataan akses pendidikan. Ruang Rombrl yang representatif tidak hanya menjadi sarana fisik, tetapi juga instrumen strategis yang berpengaruh langsung terhadap kualitas pembelajaran, interaksi edukatif, motivasi belajar, dan pencapaian kompetensi siswa. Dengan kata lain, keberhasilan belajar-mengajar tidak lepas dari kualitas ruang kelas yang disediakan," sebutnya.***
Editor : JakaPermana

