Bakal Digunakan untuk Paripurna HUT KBB ke-18, Ruang Paripurna DPRD Masih Menyisakan Sejumlah PR

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi menyoroti kondisi gedung baru DPRD Bandung Barat yang masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

Bakal Digunakan untuk Paripurna HUT KBB ke-18, Ruang Paripurna DPRD Masih Menyisakan Sejumlah PR
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi menyoroti kondisi gedung baru DPRD Bandung Barat yang masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

INILAHKORAN, Ngamprah - Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi menyoroti kondisi gedung baru DPRD Bandung Barat yang masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah atau 'PR'.

Padahal, gedung baru tepatnya ruang Paripurna DPRD yang rencananya bakal digunakan untuk Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) KBB ke-18 pada 19 Juni 2025 mendatang.

"Kalau untuk ruangannya tidak ada masalah. Namun, yang menjadi persoalan itu kursi dan meja untuk 50 anggota DPRD," kata Mahdi usai mengecek setiap ruangan gedung baru DPRD KBB, Rabu 28 Mei 2025.

Mahdi menilai, penempatan kursi dan meja di ruang Paripurna itu kurang tepat. Seharusnya, jika mengacu kepada perencanaan bentuk mejanya melingkar tidak satu-satu seperti bentuk jadinya.

"Mejanya seperti buat meja kerja dengan kursi dinamis yang bergerak-gerak. Mestinya, kursi di ruang Paripurna itu statis," ujarnya.

"Memang kursi yang sekarang bagus, tapi tidak pas buat Paripurna," sambungnya.

Lantaran tak sesuai perencanaan, ungkap Mahdi, ruangan Paripurna jadi terkesan sempit. Sehingga, tidak ada space bagi tempat duduk Forkopimda maupun unsur perangkat daerah.

"Saya mengusulkan ke depan harus diganti, hanya memang untuk Paripurna HUT KBB tetap memakai mebeler yang ada sekarang," ujarnya. 

"Selain itu, ke depan layout tata letak mebeler harus dikembalikan sesuai perencanaan," tambahnya.

Tak cuma itu, Mahdi juga menyara kan agar kursi dan meja di ruang Paripurna bisa digunakan di ruang masing-masing anggota dewan agar tidak mubazir.

"Jadi mebeler di ruang Paripurna bisa digunakan di ruang masing-masing anggota DPRD," ujarnya.

Sekretaris DPRD KBB, Rony Rudiyana mengakui, fasilitas yang ada di gedung baru DPRD masih jauh dari mumpuni. Pasalnya, saat ini baru menyelesaikan fasilitas dasar seperti ketersediaan air dan areal parkir yang sedang digarap.

"Fasilitas untuk disebut mumpuni 100 persen masih jauh. Dimana sarana pendukung mebeler belum lengkap, makanya kita gunakan yang sekarang digunakan dari gedung lama," sebut Rony.

Termasuk, sambung Rony, jaringan internet yang masih terbatas, yakni hanya ada di lantai dasar untuk Sekretariat Dewan. 

"In syaa Allah pada Juni nanti jaringan internet sudah ada di setiap lantai," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat dan DPRD KBB berkomitmen untuk segera menyelesaikan gedung baru DPRD KBB di Kecamatan Ngamprah.

Seperti diketahui, pembangunan gedung senilai lebih dari Rp140 miliar yang sempat mangkrak lebih dari empat tahun.

Kendati demikian, proses pindah secara bertahap dilakukan oleh pegawai Sekretariat Dewan (Setwan) KBB ke gedung baru dimulai hari ini, Selasa 27 Mei 2025. 

Dengan demikian, diupayakan awal bulan Juni 2025, pegawai Setwan sudah bekerja di gedung baru. 

Pantauan di lapangan, kesibukan angkut-angkut barang seperti kursi, dan meja dari gedung lama di Jalan Raya Padalarang ke gedung baru di Ngamprah masih berlangsung pada Rabu 28 Mei 2025.***


Editor : Bsafaat