Terdampak Covid-19, 200 Kelompok Peternak di KBB Dapat Bantuan 4.000 Domba Garut
Dispernakan KBB bakal memberikan ribuan ekor domba Garut kepada ratusan kelompok ternak yang tersebar di 16 kecamatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal memberikan ribuan ekor domba Garut kepada ratusan kelompok ternak yang tersebar di 16 kecamatan.
Pasalnya, hal tersebut dilakukan guna meningkatkan ekonomi masyarakat khusus yang bergerak di bidang ternak pasca dua tahun terdampak pandemi Covid-19.
Berdasarkan hasil verifikasi Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat, ada sekitar 200 lebih kelompok peternak yang akan mendapat bantuan domba Garut.
Baca Juga: Harga Telur Jatuh, Polisi Blitar Bubarkan Aksi Peternak Ayam Bagikan Telur
Kepala Bidang Peternakan Dispernakan KBB Asep Dini mengatakan, awalnya ada sekitar 500 kelompok yang melakukan pengajuan bantuan ternak.
"Sebelum ada refocusing anggaran karena pandemi Covid-19, ada sekitar 500 kelompok ternak. Cuma setelah ada refocusing ada sekitar 200 lebih yang terverifikasi untuk mendapat bantuan," katanya.
Ia menambahkan, kelompok ternak tersebut melakukan pengajuan melalui Sistem Informasi Perencanaan Daerah (SIPD) dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Eks Gurandil di Nanggung Kini Ramai-ramai Alih Profesi jadi Petani dan Peternak
"Jadi ajuannya dari tahun yang lalu, jadi untuk tahun sekarang. Kriterianya kelompoknya ada dan sesuai domisili. Benar-benar peternak, bukan ASN, anggota TNI, dan Polri yang masih aktif," ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya akan menyalurkan bantuan hewan ternak tersebut sekitar empat ribu ekor domba keturunan Garut.
Lebih lanjut Asep, masing-masing kelompok ternak akan mendapat bantuan sesuai pengajuan yang diajukan.
Baca Juga: Peternak Milenial KPBS Pangalengan Terima Program DPLK
"Khusus bantuan domba sekitar 4.000 ekor. Masing-masing kelompok akan mendapat bantuan tergantung ajuannya berapa yang di SIPD. Jadi sesuai ajuannya," ujarnya.
Ia menuturkan, Pemkab Bandung Barat melalui Dispernakan ingin masyarakat yang bergerak di bidang peternakan itu dapat merasakan hasil dari ternak.
"Meningkatkan hasil ekonomi dari pada peternakan itu harus langsung benar-benar berupaya, berusaha, mencoba untuk beternak," tuturnya.
Ia menilai bahwa tak sedikit masyarakat Bandung Barat yang berhasil di bidang tani ternak. Salah satunya, Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU).
Baca Juga: Pandemi, Peternak Milenial Asal Lembang Raup Omzet Miliaran Rupiah
"Kemudian peternak itik asal Batujajar kelompok family itu berhasil sampai ke tingkat nasional dan peternak kelinci sampai bisa ekspor ke mancanegara," ucapnya.
Ia berharap, dengan adanya bantuan hewan ternak tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat khusunya bagi mereka yang bergerak di bidang ternak domba.
"Masyarakat yang terdampak pandemi dapat pertahanan memulihkan ekonomi dan pendapatannya melalui bantuan ternak. Karena kita hanya sekedar mengemban amanah yang dititipkan," tandasnya.***(agus satia negara)
Editor : inilahkoran


