Tetangga Heran Kok Bayi-bayi itu Mirip HW, Sisi Lain Kasus Rudapaksa 12 Santriwati Pesantren di Bandung

Terungkap sisi-sisi unik dari rudapaksa yang dilakukan HW terhadap belasan santriwati pesantren di Bandung.

Tetangga Heran Kok Bayi-bayi itu Mirip HW, Sisi Lain Kasus Rudapaksa 12 Santriwati Pesantren di Bandung
HW, terdakwa kasus rudapaksa 12 santriwati di pesantren Bandung.

INILAHKORAN, Bandung- Terungkap kisah-kisah unik di balik aksi rudapaksa yang dilakukan guru pesantren di Bandung berinisial HW terhadap 12 santriwati.

Seperti diketahui, HW telah melakukan rudapaksa terhadap 12 anak didiknya sendiri yang merupakan santriwati di salah satu pesantren kawasan Cibiru, Bandung,

HW bahkan membuat beberapa korban hamil dan melahirkan 9 anak akibat rudapaksa yang dilakukannya terhadap para santriwati pesantren di Bandung itu.

Baca Juga: Terungkap! Modus Guru Ngaji HW untuk Gagahi Belasan Santriwati Pesantren di Cibiru Bandung

Nah, ada cerita unik diungkapkan Juru Bicara DPP PSI Mary Silvita saat mendatangi langsung Boarding School milik HW di Cibiru Bandung.

Mary Silvita mengaku menemui salah seorang warga di sekitar Boarding School milik HW tersebut.

"Penduduk sekitar mengaku sering melihat keanehan dari pondok tersebut," ungkapnya dalam rilis resmi yang diterima InilahKoran, Kamis 8 Desember 2021.

Mary Silvia lantas menemui seorang warga bernama Dewi. Menurutnya, Dewi tinggal persis di depan pondok dimana para santriwati tinggal.

Baca Juga: Kemenag Kota Bandung Pindahkan 35 Santriwati dari Pesantren Oknum Guru Cabul Berinisial HW

Mary Sikvia mengatakan, Dewi sering melihat para santri ketakutan. Bahkan, para santri itu sangat membatasi diri untuk berinteraski dengan warga sekitar.

"Bu Dewi, salah satu warga yang tinggal persis di depan rumah atau pondok pendampungan santriwati itu mengaku sering melihat santriwati terlihat ketakutan dan langsung masuk ke dalam rumah setiap kali HW pulang," ungkapnya.

Mary Silvia lantas menyebut Dewi pernah mendapatkan pengakuan miris dari seorang santri asal Papua yang sering didorong dan dimarahi HW.

Tak hanya itu, Dewi diungkapkkan Mary Silvia merasa heran ketika melihat beberapa bayi yang wajahnya mirip HW.

Baca Juga: Fitnah Syahwat Penyebab HW Gagahi Belasan Santriwati di Bandung

"Kejanggalan lain yang dilihat bu Dewi adalah, keberadaan anak-anak balita yang dia lihat berparas mirip dengan Herry, padahal usia para balita seperti sepantaran," papar Mary Silvia.

Diberitakan sebelumnya, HW diketahui sebagai pemilik dan pengurus tiga pesantren di Bandung, Madani Boarding School Cibiru, Pondok Tahfiz Al-Ikhlas, dan Yayasan Manarul Huda Antapani.

Terungkap, HW melakukan aksi kekerasan seksual terhadap belasan santriwati, itu dalam rentang waktu pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.

Baca Juga: Astaga! Guru Cabul HW Ternyata Sikat Dana Bantuan Pesantren di Bandung untuk Check In Hotel

Akibat perbuatan bejatnya, itu HW bertanggung-jawab atas lahirnya sembilan bayi yang dikandung empat santriwati.

"Sebelum sidang itu, dari empat anak korbannya lahir delapan anak (bayi). Saat sidang, ada lagi yang melahirkan satu anak. Totalnya ada sembilan bayi," ungkap PLT Aspidum Kejati Jabar, Riyono.

Riyono mengatakan saat ini, korbannya juga masih ada yang mengandung janin dari terdakwa HW. "Masih ada yang hamil," sambung Riyono.

Baca Juga: Marah dan Kaget! Ridwan Kamil Beri Pesan Ini untuk Para Orang Tua, Buntut Pencabulan HW di Pesantren Bandung

HW melakukan kekerasan seksual di beberapa tempat seperti Yayasan Komplek Sinergi, di Yayasan Pesantren TM, Pesantren MH, Basecamp, Apartemen TS Bandung, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N, dan Hotel R.

"Ada apartemen dan beberapa tempat lainnya juga," katanya.***(cesar yudistira)

 

 


Editor : inilahkoran