Hore, Hengky Kurniawan Naikan Tunjangan Kinerja Kepala Sekolah di KBB

Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menaikan tunjangan kinerja (tukin) bagi penilik dan kepala sekolah

Hore, Hengky Kurniawan Naikan Tunjangan Kinerja Kepala Sekolah di KBB
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan
 
INILAHKORAN- Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menaikan tunjangan kinerja (tukin) bagi penilik dan kepala sekolah mendapat respon positif dari seluruh pihak terkait.
 
Pasalnya, kebijakan yang digaungkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan tersebut memberi angin segar bagi para pegiat pendidikan di KBB lantaran bisa menjadi pemantik guna meningkatkan kualitas pendidikan, serta kesejahteraan para guru.
 
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) KBB, Asep Dendih mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Plt Bupati Bandung Barat, lantaran telah membantu menaikan tunjangan kinerja (tukin) kepada para guru, kepala sekolah, pengawas, penilik sekolah dan pemberian insentif kepada para guru honorer di KBB.
 
 
"Tentu kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan Kang Hengky terhadap dunia pendidikan di KBB," katanya.
 
Ia berharap, dengan adanya kebijakan tersebut kualitas pendidikan di KBB bisa terus meningkat dan bisa menjadi trigger bagi kabupaten/kota lainnya.
 
"Mudah-mudahan kinerja dari rekan-rekan guru, kepala sekolah, penilik dan lainnya bisa terus meningkat, terutama dalam menciptakan generasi terbaik bangsa," harapnya.
 
 
Sementara itu, Penilik Kabupaten Bandung Barat, Poniman mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih dan mengapresiasi kebijakan kenaikan tukin untuk penilik di KBB.
 
"Untuk penilik yang asalnya Rp2,5 juta semua rata, kini direalisasikan berdasarkan grade," katanya.
 
Ia menyebut, untuk penilik golongan III yang asalnya Rp2,5 juta menjadi Rp 5 juta. Sementara untuk golongan IV yang awalnya Rp2,5 juta kini sebesar Rp 7 juta.
 
 
"Mudah-mudahan dengan adanya kenaikan ini bisa meningkatkan kinerja penilik. Jadi, penilik bisa semakin terdorong untuk bekerja lebih baik lagi," sebutnya.
 
Selain itu, lanjut dia, dengan adanya kenaikan tukin ini bisa menjadi motivasi. Pasalnya, penilik yang ada hanya 16 orang dan memiliki garapan cukup luas, yaitu 16 kecamatan. 
 
"Kami juga ada tiga bidang garapan, yaitu PKBM, Bimbel, Kejar Paket A, B dan C dan lainnya," sebutnya.
 
 
"Semoga dengan adanya kenaikan tukin bagi penilik bisa menjadi motivasi bagi para guru dan kepala sekolah agar mau menjadi penilik," sambungnya.
 
Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 1 Padalarang, Suhartono mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi kebijakan Plt Bupati Bandung Barat yang memberikan kebahagiaan lantaran menaikan tukin bagi para kepala sekolah.
 
"Kami tidak mengukur besar atau kecilnya, tapi yang kami lihat adalah itikad baik Kang Hengky sebagai bentuk keberpihakan terhadap pada pendidik di KBB," ujarnya.
 
"Mudah-mudahan ini jadi pemicu agar kinerja kami lebih baik," tukasnya. (agus satia negara)***


Editor : inilahkoran