INILAHKORAN, Bandung- Ada tradisi unik yang biasa dilakukan oleh warga Kabupaten Bandung puluhan tahun lamanya menjelang tibanya bulan suci Ramadan.
Diketahui, tradisi Ramadhan warga Kabupaten Bandung itu yakni mencuci karpet masjid di aliran irigasi Cibeureum, sungai Ciwidey, Desa Sadu Kecamatan Soreang.
Tradisi mencuci karpet masjid sebelum Ramadhan, telah berlangsung puluhan tahun.
Warga yang mencuci karpet di aliran irigasi Cibeureum ini pun bukan hanya dari masjid yang ada disekitar Soreang saja, tapi dari berbagai kecamatan lainnya, bahkan ada juga dari masjid yang berada di Cililin Kabupaten Bandung Barat.
Aliran air dirigasi yang besar dan bersih, menjadi alasan mengapa mereka rela datang jauh-jauh hanya untuk sekedar mencuci karpet masjid.
Orang-orang nampak sibuk menggosok dan membilas karpet masjid yang rata-rata panjangnya lebih dari 5 meter itu.
Karena cukup panjang, proses pencucian pun harus dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Usai digosok dan dibilas, karpet-karpet yang telah bersih, dibentangkan dijemur diatas pagar irigasi dan di pelataran irigasi yang lumayan luas.
" Yah biar bersih dan wangi saat digunakan solat tarawih dan solat sunat Idul Fitri nanti. Sengaja dicuci disini karena aliran airnya besar dan bersih, makanya jauh-jauh juga sengaja datang kemari," Engkos anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masjid Al Huda di Kampung Panyirapan Kecamatan Soreang, Senin 28 Maret 2022.
Dikatakan Engkos, kebiasaan mencuci karpet masjid sebelum tiba Ramadan sudah menjadi tradisi di Kabupaten Bandung.
Dan memang kebanyakan mencuci karpet itu dilakukan di aliran irigasi Cibeureum Sungai Ciwidey.
Maka tak heran jika sepanjang aliran irigasi Sungai Ciwidey ini kerap dipenuhi oleh warga yang mencuci karpet sepekan sebelum tibanya puasa.
"Kalau kemarin pada hari Sabtu dan Minggu disini penuh. Selain yang cuci karpet banyak juga warga lainnya yang datang untuk botram (rekreasi sambil makan-makan). Makanya saya pilih hari Senin saja supaya agak kosong," ujarnya.
Pengelola irigasi Bendungan Cibeureum aliran Sungai Ciwidey, Ade Rohimat menjelaskan, tradisi mencuci karpet dialiran sungai Ciwidey ini telah berlangsung sejak 1986.
Warga atau DKM yang datang mencuci karpet di irigasi ini tak hanya datang dari sekitar Soreang saja.
Melainkan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung, seperti dari Katapang, Margaasih, Banjaran, Margahayu, bahkan ada juga yang datang dari Cililin Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.
"Aliran airnya disini besar dan bersih, ditambah pelataran irigasi yang luas. Jadi sejak dulu irigasi ini selalu dijadikan tempat mencuci karpet masjid setiap menjelang tibanya bulan puasa. Selain mau puasa, warga yang datang mencuci karpet masjid itu ada juga yang menjelang lebaran," kata Ade.
Selama menjaga aliran irigasi Bendungan Cibeureum ini, lanjut Ade, ia mempersilakan warga yang datang untuk mencuci karpet masjid. Bahkan, banyak juga warga yang datang untuk rekreasi dan botram di tempat itu.
"Saya sih senang saja banyak yang datang kesini, jadi banyak suadara. Dan kepada siapapun yang datang saya enggak memungut biaya, adapun yang memberi se ikhlasnya biasanya saya pakai untuk beli bensin untuk mesin pembabat rumput," ujarnya.**(rd dani r nugraha).