Selama Ramadhan, PLN UP 3 Majalaya Jamin Tidak Ada Gangguan Listrik atau Pemadaman
Selama Bulan Ramdhan PLN UP 3 Majalaya menjamin tidak ada pemadaman listrik atau gangguan untuk menjaga kekhusyukan umat muslim beribadah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelayanan (UP) 3 Majalaya menggelar apel kesiapan menjelang tibanya bulan Ramadhan agar tidak terjadi gangguan listrik.
Apel dilakukan PLN UP 3 Majalaya sebagai kesiapsiagaan pelayanan gangguan listrik terhadap masyarakat dan juga objek vital menjadi prioritas untuk menjaga kekhusyukan umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
"Kami terus melakukan antisipasi agar tidak terjadi gangguan listrik selama bulan Ramadhan. Salah satunya rutin melakukan patroli dibeberapa daerah kritis atau rawan. Seperti daerah pegunungan di Pangalengan, Ciwidey, selain itu daerah Nagreg dan beberapa tempat lainnya," kata Manager PLN UP 3 Majalaya, Abas Saleh, usai meninjau kesiapan personil dan perlengkapan patroli, di Kantor PLN UP 3 Majalaya di Baleendah, Kamis 31 Maret 2022.
Baca Juga: Jokowi: Pejabat Negara Dilarang Bukber dan Open House
Tapi sebenarnya, kata Saleh, kesiapsiagaan personil PLN ini bukan hanya saat bulan Ramadhan saja. Melainkan, sudah menjadi prosedur tetap pelayanan kepada masyarakat. Apalagi saat ini kondisi cuaca seringkali tidak menentu.
"Kesiapsiagaan seperti ini sebagai antisipasi segala kemungkinan. Dan ini sudah kami lakukan dari awal, jadi bukan hanya saat Ramadhan saja. Cuaca sekarang itu sering berubah, ketika cerah tiba-tiba angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang seringkali menimpa aliran listrik," ujarnya.
Saleh melanjutkan, padam atau terhentinya aliran listrik biasanya terjadi karena dua hal, pertama karena terjadi gangguan yang memaksa aliran listrik terhenti. Kemudian ada juga pemadaman yang dilakukan secara terpaksa. Jika pemadaman itu tentu dilakukan sengaja, dengan situasi atau keadaan yang mendesak dan bisa membahayakan.
Baca Juga: Ramadhan Belum Mulai, Jokowi Sudah Larang Pejabat Negara Gelar Open House Idul Fitri
"Insa Alloh kami upayakan listrik terus menyala siang malam. Termasuk di daerah kritis, kami terus lakukan patroli. Sehingga ketika ada gangguan bisa langsung ditangani," katanya.
Hingga saat ini, lanjut Saleh, jumlah pelanggan PLN UP 3 Majalaya, kurang lebih sebanyak 8084 ribu pelanggan yang tersebar di Kabupaten Bandung. Sehingga, secara keseluruhan, semua rumah tangga di Kabupaten Bandung telah mendapatkan pelayana dari PLN UP 3 Majalaya.
"Respon time kami sejak menerima laporan itu sekitar 45 hingga sampai ke lokasi pengaduan. Kalau penanganan gangguan, itu paling lama tiga jam sudah menyala kembali. Tapi itu juga tergantung tingkat kerusakannya juga, seperti tiang rubuh itu biasanya agak lama," ujarnya.(rd dani r nugraha).
Editor : inilahkoran


