Kembali Eksis, Seniman Lengser di KBB Bangkit Usai Pandemi
Seniman lengser di KBB kembali eksis dan bangkt usai vakum lantara didera pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kondisi pandemi COVID-19 yang memperlihatkan tren positif kembali memberikan semangat baru untuk kembali bangkit.
Tidak hanya secara ekonomi, kembali normalnya kondisi menjadikan masyarakat, khususnya dari kalangan seniman berbondong-bondong untuk kembali aktif dan mengisi berbagai kegiatan.
Salah satunya seperti yang dilakukan seniman lengser dari Komunitas Lengser Jabar yang kembali eksis untuk melestarikan budaya lengser.
Baca Juga: Rekor Dunia! 12 Pelatih Liga 1 Lengser, Begini Tanggapan Mengejutkan Arsitek Persib Robert Alberts
Ketua Komunitas Lengser Jabar, Abah Ook (50) mengaku, saat pandemi COVID-19 sudah mulai normal sebetulnya sudah ada jadwal-jadwal untuk tampil, namun masih agak tertutup.
Kendati begitu, semakin ke sini jadwal tampil lengser sudah semakin padat. Bahkan, lengser ambu pun juga mulai padat.
"Pasca pandemi juga secara penampilan masih tidak terlalu bebas juga, lantaran kami juga tampil dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya saat ditemui belum lama ini.
Selain itu, jelas dia, imbas dari pandemi kemarin yang biasa manggung di banyak tempat, kali ini komunitasnya mulai manggung satu hingga lima kali dalam satu bulan.
"Padahal, kalau waktu normal bisa 20, bahkan bisa full satu bulan," jelasnya.
Ia mengaku, selama dua tahun pandemi, memang ada beberapa undangan manggung, namun banyak yang dibatalkan karena ketakutan adanya penularan COVID-19.
Baca Juga: Apresiasi Tokoh Pemekaran KBB, Pandji Tirtayasa Ungkap Tugas P4KBB
Menurutnya, luar biasa dampak pandemi itu membuat kehidupan para seniman lengser itu turun drastis.
"Apapun yang ada di rumah itu, kerap kali dijual untuk menyambung hidup. Bahkan, sampai ada yang banting stir mulai dari jualan hingga menjadi kuli," bebernya.
Kendati demikian, sambung dia, sejak mulai bulan Mei hingga Juni 2022 para seniman khususnya lengser mulai mendapat banyak panggilan untuk tampil, baik itu di acara hajatan, perpisahan sekolah.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024 Parpol di KBB Capai 75, KPU Sebut Memungkinkan Bertambah
"Alhamdulillah di sejumlah event pun kita mulai banyak acara," sebutnya.
Kalau dihari biasa, kata dia, dalam satu bulan kita bisa tampil di 20 acara.Bahkan, kalau dalam momen pesta pernikahan dalam sebulan bisa full.
"Saking padatnya, saya sendiri bahkan sampai jarang istirahat," ucapnya.
Disinggung soal tarif rata-rata yang diterima dirinya sebagai lengser, ia mengaku, sebagai lengser daerah dan bukan lengser yang sudah menjadi artis dirinya dibayar sebesar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu untuk sekali tampil.
Baca Juga: Apresiasi Tokoh Pemekaran KBB, Pandji Tirtayasa Ungkap Tugas P4KBB
"Itu per orang, namun mohon maaf ini bukannya merendahkan profesi lengser. Ya, tapi itulah yang terjadi. Mungkin dibayar sekian juta, tapi itu pun dibagi-bagi kepada personel," ujarnya.
Kendati begitu, tambah dia, itu bukan nominal bagi para lengser. Namun, yang paling mahal itu adalah melestarikan budaya dan tradisi lengser agar tidak punah.
"Yang paling penting itu melestarikan budaya lengser itu sendiri," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


