Menguak Filosofi di Balik Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning KBB

Salah satu aliran pencak silat yang patut diperhitungkan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), yakni Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning.

Menguak Filosofi di Balik Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning KBB
alah satu aliran pencak silat yang patut diperhitungkan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), yakni Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning.



INILAHKORAN, Ngamprah - Keberadaan seni beladiri tradisional memang sudah melekat erat dalam diri masyarakat Jawa Barat.

Pasalnya, selain merupakan budaya dan tradisi, pencak silat kini memiliki nilai prestasi tak hanya di tingkat nasional namun juga dikancah internasional.

Salah satu aliran pencak silat yang patut diperhitungkan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), yakni Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning.

Sejak berdiri pertama kali pada 5 Juni 1988 di Bandung, Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning juga turut lahir di Kabupaten Bandung Barat (KBB), yakni pada 2004.

Baca Juga: Bupati Indramayu Berhasil Tarik Pajak dari Pertamina Balongan Rp33,9 Miliar

"Sejak KBB awal pemekaran hingga saat ini, Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning terus berkembang," kata Ketua Sancang Kuning KBB, Pedrik Andika kepada wartawan.

Ia menyebut, para murid Sancang Kuning setiap tahunnya terus beregenerasi datang dan pergi silih berganti. Mereka yang sudah dewasa digantikan dengan bibit muda baru yang memiliki potensi.

" Untuk Perguruan Pencak Silat Sancang Kuning hadir di sejumlah kecamatan di KBB. Tiap satuan latihan (SatLat) memiliki sekitar 40-50 orang murid," sebutnya.

"Secara keseluruhan di KBB ada sekitar 200-300 anggota pesilat Sancang Kuning," sambungnya.

Baca Juga: Babancong Weekend Market Digelar Tiap Akhir Pekan untuk Genjot Produk Kuliner dan Fesyen Garut

Ia mengungkapkan, ada filosofi dibalik logo atau lambang perguruan Sancang Kuning. Sancang itu merupakan bahasa Sunda yang, yakni Leuweung Garut atau Maung (Harimau) Kuning.

"Guru besar menciptakan nama bukan sekadar nama. Sancang artinya maung," sambungnya.

Namun, kata dia, bisa jadi itu sebuah kepanjangan, yaitu S (silat), A (asli), N (nyandang), C (ciri), A (awak/badan), N (napak) dan G (gerak).

Baca Juga: Menangi Kasus dari Brad Pitt, Berbahagia Angelina Jolie dan Zahara Jolie Pitt Habiskan Waktu di Roma

"Sedangkan 'Kuning', artinya keluarga urang neang ilmu nu guna (keluarga kita mencari ilmu yang berguna). Sancang Kuning itu sebuah padepokan pencak silat dengan gerak rasanya untuk mencari ilmu yang berguna," ungkapnya.*** (agus satia negara).

 
 


Editor : inilahkoran