Kerap Dilanda Banjir, Ngatiyana Usulkan Perlu Adanya Normalisasi Sungai di Kota Cimahi

Lantaran kerap dilanda banjir, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengusulkan perlu adanya normalisasi sungai di Kota Cimahi.

Kerap Dilanda Banjir, Ngatiyana Usulkan Perlu Adanya Normalisasi Sungai di Kota Cimahi
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana menilai perlu adanya normalisasi sungai di wilayahnya agar aliran air bisa berjalan dengan lancar.

INILAHKORAN, Cimahi - Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana menilai perlu adanya normalisasi sungai di wilayahnya agar aliran air bisa berjalan dengan lancar.

Hal tersebut dilakukan menyusul bencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Cimahi, khususnya di aliran sungai RW 08 Cigugur Tengah, tepatnya di Simpang Pasar Cimindi, Kota Cimahi.

"Kita sudah melakukan berbagai upaya guna mengurangi dampak banjir. Bahkan, kita langsung pemantauan, cek di lapangan soal penyebab banjir. Sepertinya beberapa titik perlu normalisasi sungai berupa sodetan dari saluran sungai," katanya, Senin 1 Agustus 2022.

Baca Juga: Pulih, Febri Hariyadi dan Ricky Kambuaya Berpeluang Tampil Hadapi Borneo FC

Selain itu, jelas dia, dirinya pun mengklaim bahwa dengan beroperasinya kolam retensi yang ada di Kelurahan Pasirkaliki sudah bisa mengurangi banjir.

"Kolam retensi sudah dikeruk dan mulai menampung air, meski belum optimal tapi mengurangi banjir terutama di daerah perbatasan dengan Kota Bandung," jelasnya.

"Nanti di tahun 2023 akan dibangun oleh pemerintah pusat sehingga diharapkan fungsinya bisa lebih optimal lagi dalam menampung air sehingga mengurangi dampak banjir," sambungnya.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat, Pemkot Cimahi Hadirkan Layanan Ojol Muda

Sementara itu, Lurah Cigugur Tengah Rusli Sudarmadi mengimbau kepada warga di sekitar aliran sungai untuk berperan aktif menjaga menjaga kebersihan sungai.

Ia mengajak, kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah langsung ke sungai.

“Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah ke badan sungai. Karena sungai bisa mengalami pendangkalan dan ketika hujan deras datang volume air akan naik hal ini mengakibatkan sungai tidak bisa menampung air yang mengalir. Akibatnya, air akan meluap dari sungai dan memicu banjir,” ujarnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran