Banjir Babakan Madang, 144 Rumah di Cijayanti Terendam, 8 Rusak Berat

. Banjir Babakan Madang Kabupaten Bogor menyebabkan ratusan rumah di Desa Cijayanti terendam banjir dan delapan di antaranya rusak berat

Banjir Babakan Madang, 144 Rumah di Cijayanti Terendam, 8 Rusak Berat
Sebanyak 144 rumah di Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor terendam dan delpan di antaranya rusak berat. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Banjir merendam ratusan rumah warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor

Peristiwa Banjir di Cijayanti Babakan Madang terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB akibat curah hujan tinggi yang membuat Kali Cisarapati meluap.

Luapan air merendam permukiman warga di Kampung Cicerewed RW 01 RT 01, 02, 03, 04, dan 05 serta meluber ke Jalan Cijayanti jalur RI 1, tepatnya di depan Perumahan Sanctuary hingga Jembatan Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Data sementara mencatat sebanyak 144 kepala keluarga (KK) terdampak Banjir di Desa Cijayanti, Babakan Madang. Rinciannya, di RW 01 terdapat 116 KK terdampak, RW 02 sebanyak 18 KK, dan RW 06 sebanyak 10 KK.

Dari total rumah yang terendam Banjir di Desa Cijayanti, Babakan Madang tersebut, 8 rumah dilaporkan mengalami rusak berat. Sementara 136 KK lainnya terdampak tanpa kerusakan bangunan, namun mengalami kerugian materiil akibat genangan air dan lumpur.

Pranata Humas BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan Banjir dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

"Curah hujan tinggi menyebabkan Kali Cisarapati meluap hingga merendam permukiman warga dan Jalan Cijayanti di Kecamatan Babakan Madang. Total sementara tercatat 144 KK terdampak dan 8 rumah mengalami rusak berat," kata Hadi dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Hadi menambahkan, petugas gabungan telah melakukan penanganan di lokasi. BPBD bersama pemerintah desa, Dinas Sosial, Damkar, PMI, Tagana hingga Dinas Kesehatan turun untuk melakukan asesmen dan evakuasi warga.

"Upaya yang dilakukan di antaranya koordinasi lintas instansi, pembersihan lumpur di rumah warga, evakuasi ke tempat yang lebih aman, serta pendataan kebutuhan mendesak," ujarnya.

Adapun kebutuhan mendesak bagi warga terdampak rusak berat antara lain relokasi sementara ke kontrakan, sembako, perlengkapan mandi, air bersih dan air minum, matras, selimut, serta pakaian.

Sementara bagi 136 KK terdampak tanpa kerusakan rumah, dibutuhkan bantuan logistik berupa sembako, perlengkapan mandi, pakaian, air bersih dan air minum, serta matras dan selimut.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang masih berpeluang terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya


Editor : Ahmad Sayuti