Banyak Persoalan Belum Tuntas, Sidak Lapangan Bima Berpengaruh Terhadap Rotasi Mutasi di Pemkot Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan, masih banyak persoalan belum tuntas di saat masa jabatannya akan berakhir beberapa bulan mendatang. 

Banyak Persoalan Belum Tuntas, Sidak Lapangan Bima Berpengaruh Terhadap Rotasi Mutasi di Pemkot Bogor
Bima Arya mengaku hingga kini banyak persoalan belum tuntas. Mulai dari kemacetan, pembiaran terhadap PKL hingga permasalahan sampah. Alhasil hal ini akan berpengaruh terhadap rotasi mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Bogor dalam waktu dekat. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan, masih banyak persoalan belum tuntas di saat masa jabatannya akan berakhir beberapa bulan mendatang. 

Bima Arya mengaku hingga kini banyak persoalan belum tuntas. Mulai dari kemacetan, pembiaran terhadap PKL hingga permasalahan sampah. Alhasil hal ini akan berpengaruh terhadap rotasi mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Bogor dalam waktu dekat.

Selain masih banyak persoalan belum tuntas, Bima Arya juga sempat menyinggung soal rotasi mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Bogor. Lewat akun Instagram pribadinya, Bima membuka pengaduan terkait persoalan yang ada di Kota Bogor.

Bima juga melakukan blusukan pada Minggu 1 Oktober 2023 sore ke sejumlah titik yang diadukan masyarakat. Titik pertama yang ia datangi yaitu Simpang BTM, warga mengeluhkan terjadinya kemacetan di wilayah tersebut. 

Saat menuju BTM, Bima menertibkan pertigaan McD Djuanda Bogor. Dibukanya jalan dari arah Paledang menuju arah BTM, dinilai menyebabkan kemacetan. Dia juga telah blusukan ke Alun-alun Kota Bogor, persoalan yang ditemukan adanya pembiaran terhadap PKL, penumpukan angkot yang berhenti sembarangan, hingga permasalahan persampahan.

"Akhir pekan kemarin, kepadatannya kan di atas rata-rata, ini harus jadi atensi semua Kasat Pol PP, Kadishub, Kadis LH, Perumkim semua harus standby, saya mengingatkan kepada semua," kata Bima Arya, Senin 2 Oktober 2023.

Dia memaparkan, sebagai contoh, ada beberapa titik kemacetan yang menyebabkan kendaraan mengunci, hal itu karena petugasnya tidak ada. Bahkan ada titik yang dikuasai oleh anak-anak yang mabuk tengah minum-minuman keras.

"Untuk di Alun-alun Kota Bogor, saya mendapatkan banyak keluhan dari warga, dan terbukti saat di lapangan benar adanya. Terbukti begitu di lapangan memang ada pembiaran disini, ya PKL-nya dibiarkan, penumpukan angkot ngetem, semuanya disitu, jadi harusnya tidak seperti itu," papar Bima.

Bima mengingatkan, agar penyelesaian persoalan seperti ini tidak bergantung dengan sidak yang dilakukan dirinya. Artinya, ketika dilakukan sidak persoalan dapat terselesaikan.

"Saya tidak mau ini bergantung kepada sidak Wali Kota ya, saya ingatkan lagi Tim Tangkas, kami punya Tim Patroli itu harus terus berjalan enggak boleh kendor," tegas Bima.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani