Bawaslu Cimahi Bakal Perketat Pengawasan Penyusunan DPB 2026

Bawaslu Kota Cimahi memastikan pengawasan ketat terhadap penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tahun 2026 periode Triwulan I. 

Bawaslu Cimahi Bakal Perketat Pengawasan Penyusunan DPB 2026
Bawaslu Kota Cimahi memastikan pengawasan ketat terhadap penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tahun 2026 periode Triwulan I. 

INILAHKORAN.ID – Bawaslu Kota Cimahi memastikan pengawasan ketat terhadap penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tahun 2026 periode Triwulan I. 

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Akhmad Yasin Nugraha menegaskan komitmennya dalam memastikan data pemilih yang valid, akurat, dan mutakhir melalui Rapat Pleno Rekapitulasi yang diselenggarakan KPU Kota Cimahi pada Kamis (2/4/2026).
 
Dalam forum tersebut, Yasin menekankan pentingnya verifikasi data yang ketat untuk menjamin setiap nama yang tercatat benar-benar memenuhi syarat administratif. 

Mulai dari kriteria usia, status kewarganegaraan, kepemilikan KTP-el, hingga kesesuaian domisili harus menjadi standar utama. 

"Potensi duplikasi data, kesalahan identitas, hingga manipulasi informasi harus dicegah sejak awal," kata Yasin.

Selain akurasi data, terang Yasin, pihaknya juga mendorong proses pemutakhiran ini berjalan inklusif, memberikan akses yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan pemilih pemula, agar dapat mengecek atau memperbaiki data mereka tanpa hambatan," terangnya.
 
Lebih lanjut, Yasin jufa mengingatkan seluruh tahapan harus berjalan sesuai koridor hukum, merujuk pada Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025. 

Untuk memastikan hal ini, Bawaslu tidak hanya melakukan pemantauan langsung di lapangan, tetapi juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan kendala data. 

Yasin menyebut, sinergi dan koordinasi intensif dengan KPU serta instansi terkait terus dibangun demi perbaikan data yang cepat dan tepat.

"Pemutakhiran data pemilih adalah fondasi penting bagi kelancaran pemilu. Sinergi antara KPU, Bawaslu, dan masyarakat menjadi kunci," tegasnya.***


Editor : JakaPermana