Beban Kutukan

BEBAN dan kutukan mengiringi langkah Arsenal dalam misi mempertahankan gelar juara Liga Primer Inggris.

Beban Kutukan

Oleh:Bsafaat

The Gunners menggendong misi begitu masif. Status juara bertahan yang mereka raih melalui sebuah perjalanan panjang, memunculkan ekspektasi teramat tinggi.

Kini, mereka dituntut tak hanya mempertahankan gelar melainkan juga mulai jadi penantang serius di kompetisi kasta tertinggi Eropa.

Maka duel melawan Coventry City dalam laga pembuka Liga Primer Inggris di Emirates Stadium, Sabtu (21/8) dini hari WIB, bakal mempertontonkan sehebat apa mentalitas pasukan Gudang Peluru.

Dukungan publik London Utara sedang berada di titik tertinggi, terlebih setelah Meriam London baru saja membantai Manchester City 3-0 di ajang Community Shield pertengahan Agustus ini.

Masalahnya, gelar itu memunculkan kecemasan baru. Ada semacam kutukan yang terus berulang.

Tidak satu pun dari enam pemenang Community Shield terakhir yang kemudian menjuarai Premier League pada musim yang sama.

Namun Manajer Mikel Arteta tak peduli dengan hal itu. Dia begitu optimistis, skuatnya mampu melanjutkan hegemoni di kancah domestik.

“Saya sangat bersemangat. Kami sudah memiliki beberapa mimpi tentang kompetisi ini lagi dengan Community Shield.

Ini musim baru, harapan baru,” kata Arteta kepada TalkSPORT.

Arteta tak menampik dirinya punya ambisi mempertahankan gelar Premier League yang dimenangkan Arsenal musim lalu. Dia menyebut mimpi tersebut sebagai target kolektif klub, karena belum pernah dicapai sebelumnya.

“Kami memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya di klub sepak bola ini, untuk memenangkannya secara berturut-turut dan itulah ambisinya. Ini bukan masalah pribadi, itu adalah ambisi kolektif yang kami miliki dan ambisi klub,” dia menambahkan.

Sejak era Premier League, hanya ada 3 manajer dari 3 tim berbeda yang mampu mempertahankan gelar liga. Ketiganya yakni Sir Alex Ferguson (Manchester United), Jose Mourinho (Chelsea), dan Pep Guardiola (Manchester City).

“Ini tantangan yang indah. Ketika Anda tahu cara melakukannya dan mereplikasinya, tantangannya akan berbeda.

Hal-hal yang akan kami hadapi sepanjang perjalanan akan berbeda. Saya sangat yakin kami akan memberi diri kesempatan besar untuk berada di sana lagi,” ujarnya.

Demi mewujudkan ambisi mempertahankan gelar, Arsenal telah melakukan langkah-langkah strategis di jendela transfer.

Sang juara telah merekrut kualitas yang sudah terbukti di Premier League dalam sosok Bruno Guimaraes dari Newcastle. Pemain Brasil berusia 28 tahun itu datang dengan biaya yang dirumorkan sebesar £75 juta dan diperkirakan akan langsung menjadi pemain inti.

Guimaraes adalah pencetak gol terbanyak Newcastle di liga musim lalu dengan sembilan gol, dan dia juga menyumbang lima assist.

Sejak debutnya di EPL, hanya 16 pemain yang menciptakan lebih banyak peluang daripada catatannya yang mencapai 213, dan tidak ada pemain di kasta tertinggi yang memenangi lebih banyak duel (1030) dalam periode tersebut.

Arsenal juga merekrut winger Yunani Christos Tzolis dari Club Brugge.

Pemain berusia 24 tahun itu, yang pernah di Norwich City dan yang secara kebetulan menjalani debut Premier League melawan Arsenal pada 2021, tampil sangat produktif musim lalu, mencetak 17 gol dan menyumbang 23 assist di Liga Pro Belgia.

Tzolis mencatat dua assist pada debut kompetitifnya untuk Arsenal dalam kemenangan atas Man City di Community Shield. (bsf )

HEAD TO HEAD 24/01/14: Arsenal 4-0 Coventry 26/09/12: Arsenal 6-1 Coventry 03/02/01: Coventry 0-1 Arsenal 16/09/00: Arsenal 2-1 Coventry 26/03/00: Arsenal 3-0 Coventry

5 LAGA TERAKHIR ARSENAL 16/08/26: Arsenal 3-0 Man City 13/08/26: Arsenal 1-1 Como 09/08/26: Arsenal 2-3 Dortmund 06/08/26: Arsenal 1-3 Betis 02/08/26: Girona 1-4 Arsenal

5 LAGA TERAKHIR COVENTRY  15/08/26: Coventry 2-0 Monaco 08/08/26: Coventry 3-1 Espanyol 18/07/26: Northampton 0-0 Coventry 02/05/26: Watford 0-4 Coventry 26/04/26: Coventry 3-1 Wrexham

PRAKIRAAN PEMAIN Arsenal (4-2-3-1) Raya (GK) Calafiori, Magalhaes, Mosquera, White (B) Guimaraes, Lewis-Skelly (cdm) Tzolis, Odegaard, Madueke (T) Havertz (D) Pelatih: Mikel Arteta

Coventry (4-3-3) Rushworth (GK) Ewijk, Thomas, Amenda, Markelo (B) Onyeka, Grimes, Yirenkyi (T) Tchaouna, Simms, Thomas-Asante (D) Pelatih: Frank Lampard


Editor : Inilahkoran