BGS 2025, Siap Gairahkan Ekonomi dan Wisata Belanja Kota Bandung
Kota Bandung kembali bersiap menyambut lonjakan wisatawan, dan geliat ekonomi lokal lewat perhelatan Bandung Great Sale (BGS) 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kota Bandung kembali bersiap menyambut lonjakan wisatawan, dan geliat ekonomi lokal lewat perhelatan Bandung Great Sale (BGS) 2025.
Digelar selama 11 hari mulai 28 Agustus hingga 7 September, kegiatan diharapkan mampu mendorong pemulihan sektor perdagangan dan memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi utama wisata belanja di Indonesia.
Bandung Great Sale menjadi puncak dari rangkaian agenda Bulan Belanja Bandung yang digelar untuk kedua kalinya oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung. Tahun ini, skala kegiatan diperluas dengan keterlibatan lebih dari 21 pusat perbelanjaan dan sekitar 850 pelaku usaha dari berbagai sektor.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian lokal, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan datang ke Kota Bandung,” kata Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, Sabtu 23 Agustus 2025.
Menurut ia, Bandung Great Sale 2025 tak hanya menyasar sektor ritel. Tapi juga melibatkan transportasi, pariwisata, pendidikan hingga sektor kesehatan. Sejumlah asosiasi pelaku usaha seperti APPBI, APINDO, PHRI hingga komunitas UMKM dari kawasan Trunojoyo, Sultan Agung dan Bawureksa turut ambil bagian.
Ronny menuturkan, pemerintah tidak menentukan besaran diskon yang wajib diberikan. Namun mendorong seluruh pelaku usaha, baik skala besar maupun UMKM untuk memberikan promo yang kompetitif. “Kami ingin seluruh sektor merasakan manfaat dari kegiatan ini, bukan hanya ritel besar,” ucapnya.
Untuk menambah daya tarik, pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak.
"Bandros akan disediakan gratis selama masa BGS, dan PT KAI telah menyiapkan potongan harga tiket kereta api bagi wisatawan dari luar kota. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan wisatawan dari Jabodetabek, Jawa Tengah hingga luar pulau," ujar dia.
Kata ia, Bandung Great Sale 2025 mengusung tema “Discover Bandung, Enjoy Great Sale”, dengan pembukaan di Festival Citylink pada 28 Agustus dan penutupan di Summarecon Mall Bandung pada 6 September. Dua titik lokasi di sisi barat dan timur kota, dipilih untuk memperluas jangkauan publik dan memperkuat gaung promosi.
“Tahun lalu, hanya dalam tiga hari, nilai transaksi mencapai Rp70 miliar. Tahun ini, dengan durasi lebih panjang, kami menargetkan angka yang jauh lebih besar,” jelas ia.
Optimisme ini juga, ditegaskan ia diperkuat oleh perkembangan Pasar Kreatif Bandung yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Tahun lalu melibatkan 200 pelaku usaha, kini bertambah menjadi 331. Produk yang ditampilkan mencakup fesyen, kriya, kuliner dan sebagian bahkan sudah merambah pasar ekspor ke Cina, Australia dan Arab Saudi.
Ronny menyebut, pertumbuhan tersebut menunjukkan potensi besar UMKM Bandung dalam mendukung perekonomian daerah. “Pasar kreatif ini tidak hanya jadi etalase produk lokal. Tapi juga pintu gerbang menuju pasar global,” tandas dia. *
Editor : Firda Rachmawati


