Bocah 13 Tahun Tewas Diduga Dianiaya, 30 Polisi Diperiksa

Afif Maulana alias AM (13) ditemukan tewas pada Minggu (9/62024) sekitar pukul 11.55 di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Bocah 13 Tahun Tewas Diduga Dianiaya, 30 Polisi Diperiksa
ilustrasi

INILAHKORAN, Padang-Afif Maulana alias AM (13) ditemukan tewas pada Minggu (9/62024) sekitar pukul 11.55 di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Awalnya, Afif diduga tewas karena kecelakaan saat ditemukan warga yang ingin membuang sampah.

Namun setelah dilakukan pendalaman, muncul dugaan Afif tewas karena penganiayaan anggota Polisi. Hal tersebut diperkuat dengan hasil investigasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang.

Polda Sumbar Janji Tindak Tegas Anggotanya yang Terbukti Melanggar

"Kami menduga tewasnya Afif karena disiksa anggota Polisi. Hal ini berdasarkan investigasi yang kami lakukan," kata Direktur LBH Padang Indira Suryani, Kamis, 20 Juni 2024.

Terkini, Direktorat Propam Polda Sumatra Barat (Sumbar) telah memeriksa 30 anggota Direktorat Samapta Polda Sumbar terkait tewasnya Afif.

"Ada anggota Samapta (Polda Sumbar) yang diminta keterangan itu 30 personel, ini masih meminta keterangan nanti, kami sinkronkan dengan saksi lain. Kami mohon waktu untuk mengungkap kasus ini. Ini diperiksa Propam Polda Sumbar dan Polresta Padang," kata Wakapolresta Padang, AKBP Ruly Indra Wijayanto pada Jumat (21/6/2024).

Dari hasil investigasi LHB Padang, saksi kunci yang juga teman korban mengaku Afif diamankan oleh Polisi ke Polsek Kuranji.

Saat jenazah korban ditemukan, banyak luka lebam hingga darah yang diduga akibat penganiayaan.

Kemudian jenazah korban dilakukan autopsi dan keluarga korban menerima copy sertifikat kematian Nomor: SK / 34 / VI / 2024 / Rumkit dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar."Keluarga korban sempat diberitahu oleh Polisi, AM meninggal akibat tulang rusuk patah 6 buah dan robek di bagian paru-paru," ungkap Indira.*** (inilah.com)


Editor : JakaPermana