Bogor Bergerak Bantu NTT

Bogor Bergerak Bantu NTT
PEDULI NTT: Gerakan Kabupaten Bogor Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai sekitar Rp500 juta di NTT.

INILAH, Bogor - Gerakan Kabupaten Bogor Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai sekitar Rp500 juta untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak gempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Tim Gerakan Kabupaten Bogor Peduli Didi Kurnia dalam keterangannya yang diterima di Bogor, Senin, mengatakan bantuan tersebut difokuskan pada pelayanan kesehatan, distribusi logistik, pemberian santunan, serta pemulihan psikologis korban.

“Begitu mendarat, fokus utama kami adalah konsolidasi data dengan posko induk daerah setempat agar langkah di lapangan sinkron dan langsung menyasar titik-titik yang paling membutuhkan,” ujarnya, seperti dikutip dari ANTARA.

Sebanyak tujuh relawan diberangkatkan atas instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menjalankan misi kemanusiaan selama lima hari di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Tim membawa 350 paket sembako yang masing-masing diperuntukkan bagi satu kepala keluarga. Setiap paket berisi beras, tepung, minyak goreng, gula, kecap, dan mi instan.

Selain sembako, bantuan yang dibawa meliputi dukungan renovasi rumah tidak layak huni, perlengkapan kebersihan, pasta gigi, selimut, obat-obatan, serta santunan bagi masyarakat terdampak gempa.

Tim juga membawa perangkat internet satelit Starlink untuk menunjang komunikasi dan koordinasi para relawan selama menjalankan misi di lokasi bencana.

Koordinator Lapangan Tim Relawan NTT Andi mengatakan sebagian kebutuhan logistik akan dibeli langsung dari pasar di Kecamatan Ruteng agar sesuai dengan kebutuhan mendesak para pengungsi.

“Hal ini dilakukan agar barang-barang yang didistribusikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak para pengungsi, sekaligus menggerakkan kembali ekonomi warga sekitar,” katanya.

Tim mendatangi tenda-tenda pengungsian di Lamba Leda pada Minggu (6/9) untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.

Bantuan logistik juga disalurkan kepada warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Relawan turut memberikan pendampingan psikososial dan kegiatan pemulihan trauma, terutama bagi warga yang mengalami dampak psikologis akibat gempa. (gin)


Editor : Inilahkoran