Kasus Covid-19 Kota Bogor Cukup Terkendali, Dedie: Yang Terpenting Prokes Tetap Dilakukan
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meminta masyarakat untuk taat dengan protokol kesehatan meski kasus melandai
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan kasus Covid-19 Kota Bogor sudah cukup terkendali, bahkan beberapa waktu lalu penambahan hanya satu kasus perhari.
Namun untuk penetapan zonasi Kota Bogor, Dedie tidak ambil pusing dan memasrahkan semuanya kepada pemerintah pusat dan yang penting dilakukan adalah tetep menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) bagi masyarakat.
"Begini, penetapan zonasi itu sangat tergantung dari pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat, apakah Kota Bogor bisa turun peringkat level ataupun tidak," ungkap Dedie kepada INILAH pada Minggu, 10 Oktober 2021
Dedie melanjutkan, banyak sekali indikator-indikator yang disiapkan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Jadi pihaknya pasrahkan semua kepada pemerintah pusat, data-data tetap disuplay, segala macam kebutuhan data yang diperlukan untuk pengukuran.
Baca Juga: Buntut Seorang Pelajar Tewas Bersimbah Darah Depan Gerbang Sekolah, Ini Saran Ketua DPRD Kota Bogor
"Kami ikuti mau level 3 atau dua, kita laksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan. Untuk vaksin sudah 83 persen, insya Allah diakhir Oktober 100 persen," terang Dedie.
Dedie membeberkan, untuk sentra vaksin di Kelurahan dan RW-RW tengah menyisir dan ada pemburu vaksin door to door membujuk masyarakat. "Untuk targetnya akhir Oktober selesai," tegasnya.
Diketahui, informasi pendaftaran vaksin Covid-19 Kota Bogor bagi masyarakat yang masih mencari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor masih gencar melakukan vaksin.
Vaksinasi sangat penting untuk dilakukan di masa pandemi Covid-19 ini demi menekan virus penularan Covid-19. Merupakan kesempatan bagi masyarakat kota Bogor, Jawa Barat yang ingin mendapatkan vaksin dosis 1 dan 2 Jenis Pfizer dan Sinovac
Baca Juga: Menang Gugatan di PTUN Bandung, Warga Sentul City Akhirnya Dapat Hak Atas Air
"Layanan vaksin Dosis 1 dan 2 Jenis Pfizer dan Sinovac akan digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor pada tanggal 11 Oktober 2021. Informasi vaksin di Bogor ini dapat diikuti oleh masyarakat dengan KTP non Bogor maupun tanpa surat domisili," ungkap Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno.
Bagi warga yang belum mendaftar, masih ada kuota untuk Vaksin Sinovac Dosis 1 dan 2 dan juga vaksin Pfizer Dosis 1 dan 2 yang dilaksanakan pada 11 Oktober 2021.***(Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


