Dinkes Kota Bogor Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dengan CoronaVac

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dengan menggunakan vaksin Covid-19 Bio Farma atau Coronavac

Dinkes Kota Bogor Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dengan CoronaVac
Dinkes Kota Bogor gencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dengan vaksin Bio Farma atau CoronaVac.

 

INILAHKORAN, Bogor - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dengan menggunakan vaksin Covid-19 Bio Farma atau CoronaVac.

Gelaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun dengan menggunakan vaksin Bio Farma atau CoronaVac ini melibatkan tim tenaga kesehatan dari puskesmas, rumah sakit, klinik, Polresta Bogor Kota, Korem 061 dan organisasi profesi yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Bogor dan dipusatkan di setiap sekolah.

Sementara itu untuk pembukaan sentra vaksinasi anak dengan vaksin Bio Farma atau CoronaVac, Dinkes bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor.

Baca Juga: Ternyata Begini Kronologis Pencabulan Sopir Taksi Online terhadap Emak-emak di Bogor

Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno memaparkan, pihaknya telah menjadwalkan vaksinasi sasaran anak-anak ini hingga akhir tahun, dengan kick off awal vaksinasi anak pada Rabu  15 Desember, dan untuk jumlah keseluruhan sasaran sebanyak 100.862 orang.

"Kami membuka sentra vaksinasi anak bekerja sama dengan Disdik Kota Bogor, Kemenag dan Dinsos Kota Bogor. Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun," ungkap Retno kepada wartawan, Selasa  21 Desember 2021.

"Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dengan menggunakan vaksin Covid-19 Bio Farma atau Coronavac telah mendapatkan persetujuan penggunaan pada masa darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) atau penerbitan Nomor Izin Edar (NIE) dari BPOM," tambah wanita yang akrab disapa Retno.

Baca Juga: Dewan Sindir Pemkot Bogor, Alun-alun Megah Masjid Agung Terbengkalai

Retno menyebutkan, vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun diberikan sebanyak dua kali dengan interval minimal 28 hari melalui suntikan intramuscular di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 ml.

Sementara, untuk data sasaran vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Kota Bogor berdasarkan data sensus penduduk 2020, sebanyak 100.862 orang.

"Kami coba jadwalkan dosis 1 bisa selesai Desember, untuk percepatan dengan dibantu TNI dan Polri," terangnya.

Retno menerangkan, untuk lokasi vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun diselenggarakan di sekolah masing-masing. Sementara untuk anak yang tidak sekolah, vaksinasi diselenggarakan di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Ini Langkah Awal Direktur Cantik Agar PDJT Kota Bogor Bisa Kuat dan Berlari

Retno membeberkan, mengenai rentang waktu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, untuk dosis 1 sampai tanggal 15 Januari 2022 dan dosis 2 sampai tanggal 12 Februari 2022.

Retno membeberkan, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini harus terintegrasi dengan kegiatan Imunisasi Program (Rutin dan/atau Tambahan). Anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin harus dilakukan skrining terlebih dahulu.

"Vaksinasi akan ditunda jika mengalami salah satu gejala, seperti demam 37,5 derajat, tekanan darah 140/90 mmHg, mendapat vaksin lain (vaksin rutin) kurang dari 2 minggu sebelumnya, pernah menderita Covid-19, dalam keluarga terdapat kontak dengan pasien Covid-19, sedang mengalami demam atau batuk pilek atau nyeri menelan atau muntah atau diare," bebernya.

Baca Juga: Soal Rasionalilasi Vaksinasi Kabupaten Bogor, Emil Ngaku Masih Diverifikasi

Retno menjabarkan, kemudian, jika dalam 7 hari terakhir mendapat perawatan di RS atau menderita kedaruratan medis (sesak napas, kejang, tidak sadar, berdebar-debar, perdarahan, hipertensi, tremor hebat), menderita gangguan imunitas (hiperimun) autoimun, alergi berat dan defisiensi imun: gizi buruk, HIV berat, keganasan), sedang menjalani pengobatan imunosupresan jangka panjang (steroid lebih dari 2 minggu, sitostatika).

"Kami menyarankan vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun disarankan dilaksanakan di rumah sakit jika anak memiliki riwayat alergi berat, seperti sesak napas, bengkak, urtikaria di seluruh tubuh atau gejala syok anafilaksis (tidak sadar) setelah vaksinasi sebelumnya dan penyakit hemofilia atau kelainan pembekuan darah," bebernya.

Ia menerangkan, setelah anak diberikan vaksin, akan dilakukan observasi selama 15 menit. Jika dalam 15 menit tersebut terdapat keluhan, maka akan ditangani oleh tim medis yang bertugas di lokasi vaksinasi.

Baca Juga: 10 Kecamatan Tertinggi Dapat Vaksin Bogor, Ini Daftarnya

"Jika keluhan baru dirasakan ketika anak pulang, maka dapat melaporkan ke puskesmas atau dapat menghubungi kontak yang ada di kartu vaksin," pungkas Retno. *** (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran