Ade Yasin Ngaku Terkendala Anggaran Bangun Jalan Baru di Wilayah Barat Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin mengaku terkendala terbatasnya anggaran untuk pembangunan ruas jalan baru di wilayah Barat Kabupaten Bogor.

Ade Yasin Ngaku Terkendala Anggaran Bangun Jalan Baru di Wilayah Barat Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin mengklaim faktor anggaran jadi kendala pembangunan ruas jalan baru di Kabupaten Bogor wilayah barat.

INILAHKORAN, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin mengaku  terkendala terbatasnya anggaran untuk pembangunan ruas jalan baru di wilayah Barat Kabupaten Bogor.

 Semrawutnya tata ruang bagian Barat Kabupaten Bogor disinyalir jadi salah satu faktor terjadinya kemacetan di ruas jalan wilayah tersebut.

"Pemkab Bogor terkendala terbatasnya anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tingkat II, karena saat ini kami sedang membangun secara bertahap Jalan Raya Bojonggede-Kemang (Bomang) demi mempercepat waktu tempuh dari Cibinong menuju Parung," kata Ade Yasin kepada wartawan, Selasa,  21 Desember 2021.

Baca Juga: Soal Rasionalilasi Vaksinasi Kabupaten Bogor, Emil Ngaku Masih Diverifikasi

Politisi PPP ini menerangkan, ke depan jajarannya akan membangun kelanjutan Jalan Lingkar Dramaga, Jalan Lingkar Leuwuliang dan Jalan Lingkar Ciampea dengan Rancabungur.

"Pemkab Bogor juga akan melanjutkan pembangunan Jalan Lingkar Dramaga, Jalan Lingkar Leuwiliang atau Galuga, Jalan Lingkar Ciampea dengan Rancabungur. Namun harus satu persatu pembangunannnya. Kalau untuk pembangunan fly over, kami berharap ada investor," terangnya.

Ade menuturkan pembangunan ruas jalan baru di wilayah Barat, Kabupaten Bogor juga terkendala lahan Perhutani atau Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Baca Juga: Tata Ruang Wilayah Barat Berantakan, Komisi V Nilai Pemkab Bogor Tak Serius

"Kalau kami mau bangun ruas jalan baru yang menghubungkan Kecamatan Tamansari, Tenjolaya, Pamijahan hingga Nanggung, kendalanya kepemilikan lahan, dimana sebagian besar merupakan milik Perhutani atau TNGHS," tutur Ade.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Demokrat DPRD  Jawa Barat Asep Wahyuwijaya mengkritisi permasalahan kemacetan lalu lintas di wilayah barat Kabupaten Bogor mulai dari Dramaga-Ciampea-Cibungbulang-Leuwiliang hingga bahkan Nanggung.

Hal itu karena ia menganggap karena Pemkab Bogor tidak punya niat serius untuk mengurai kemacetan tersebut.  Ia menilai saat ini tidak ada rencana Pemkab Bogor untuk membangun jalan baru, diluar jalan yang sudah eksisting. Padahal perumahan tumbuh subur di wilayah barat Bumi Tegar Beriman.

Baca Juga: Dinkes Kota Bogor Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dengan CoronaVac

"Untuk mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan di wilayah barat, maka Pemkab Bogor harus membangun jalan baru yang menghubungkan antar kemacetan baik yang di wilayah barat maupun utara, lalu untuk ruas jalan yang milik pemerintah pusat atau Pemprov Jawa Barat, maka segera usulkan hingga turun anggaran DAK atau bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat," kata Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Kamis,  16 Desember 2021. ***  (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran