Tinggi Muka Air Katulampa 0 cm Lantaran Belum Ada Kiriman Air dari Puncak
Tinggi Muka Air Katulampa 0 cm terjadi selama satu pekan terakhir. Hal ini disebabkan rendahnya intensitas hujan di hulu sungai Ciliwung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Tinggi Muka Air Katulampa 0 cm terjadi selama satu pekan terakhir. Hal ini disebabkan rendahnya intensitas hujan di hulu sungai Ciliwung atau Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, hasil pantauan pada Kamis 10 Maret 2022 pukul 07.00 WIB, Tinggi Muka Air Katulampa 0 cm. Sedangkan, kondisi cuaca saat itu diakuinya mendung tipis.
Andi melanjutkan, kondisi di lapangan bisa dilihat di Bendungan Katulampa yang nyaris kering. Titik Muka Air Katulampa 0 cm itu dikarenakan sudah beberapa hari tidak ada kiriman air dari kawasan Puncak.
Baca Juga: Tingkatkan Pembelian Beras Carita Makmur, Kadustanhorbun Harap Pegawai BUMD Ikut Membeli
"Bisa dilihat, kering. Sampai sekarang belum ada kiriman dari Puncak. Sementara, TMA (tinggi muka air) pintu intake Kalibaru 40 cm. Ini masih bertahan sampai pukul 10.00 WIB," kata Andi, Kamis 10 Maret 2022.
Andi menerangkan, kondisi Tinggi Muka Air Katulampa 0 cm 0 cm ini sudah berlangsung selama satu pekan ke belakang. Padahal, untuk wilayah sekitar Bendungan Katulampa yang masuk Kota Bogor curah hujan masih normal.
"Sudah satu minggu ke belakang. Sekitar bendungan Katulampa Ada hujan sore tapi masih normal," terangnya.
Baca Juga: Kabupaten Kulon Progo Belajar Soal Pelayanan Kependudukan dan Air Minum Kota Bogor
Terkait dampak, Andi menyebutkan dampaknya cukup berbahaya bagi keberlangsungan ekosistem Ciliwung. Kemudian pihaknya juga sudah menggilir pemanfaatan air baku PDAM.
"Untuk air baku Perumda Tirta Pakuan perlu di giilir dan kami alirkan 500 liter. Ini berbaya bagi ekosistem Ciliwung. Namun begitu, diketahui insensitas hujan di wilayah Kota Bogor normal," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


