Plt Direktur Perumda Transportasi Pakuan Fokus Benahi Internal, Juga Mulai Bisnis Baru
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor Rachma Nissa Fadliya akan fokus pembenahan internal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor Rachma Nissa Fadliya akan fokus pembenahan internal.
Pembenahan internal yang dimaksud Rachmaseperti restrukturisasi sesuai Surat Keputusan (SK) yang telah diterbitkan dan optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dan mulai luncurkan bisnis baru.
Diketahui Rachma Nissa Fadliya diperkenalkan Wali Kota Bogor, Bima Arya pada Jumat 13 Mei 2022 lalu pasca mundurnya Lies Permana Lestari sebagai Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor pada April 2022 lalu.
Rachma Nissa Fadliya sudah aktif bertugas sejak 1 Mei 2022 memimpin salah satu BUMD di Kota Bogor selama enam bulan ke depan.
Nama Rachma Nissa Fadliya memang bukan sosok asing. Wakil Ketua HIPMI Kota Bogor ini merupakan salah satu peserta yang mengikuti seleksi calon Direktur Perumda Transportasi Pakuan.
Baca Juga: Doctor Strange Rajai Box Office Amerika, Kok Pendapatan Malah Turun?
Bahkan, di masa kepemimpinan Lies Permana Lestari ia menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Keuangan dan Umum sejak Februari lalu.
Plt. Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor, Rachma Nissa Fadliya menyatakan akan fokus pembenahan internal, seperti restrukturisasi sesuai SK yang telah diterbitkan dan optimalisasi SDM yang ada.
"Selain itu juga ada beberapa bisnis yang diharapkan dalam 6 bulan Plt. saya bisa segera saya eksekusi," ungkapnya pada Senin (16/5/2022).
Terpisah, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memaparkan, jadi ketika Ibu Lies menyampaikan pengunduran diri, tentunya ia harus menentukan Plt. Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor.
Baca Juga: Biar Pria-pria Muda Nggak Depresi, Lakukan Diet Sehat Ini Biar Selamat dari Ancaman Kematian
"Akan sangat baik bila Plt-nya diambil dari internal dan akan lebih baik lagi apabila jadi bagian dari proses seleksi yang sudah ada.NKehadiran Rachma Nissa Fadliya dengan kapasitas dan kemampuan inovasi yang dimiliki, diharapkan bisa melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Lies Permana Lestari," ungkap Bima.
"Ibu Nissa ini Insya Allah srikandi yang tangguh dengan kemauan yang sangat kuat dan sudah belajar banyak, karena sejak Februari sudah jadi bagian dari internal Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor," tambah Bima.
Bima menjelaskan, alasan Lies Permana Lestari mengundurkan karena faktor pribadi dan keluarga. Tidak lupa Bima Arya mengungkapkan rasa puas atas apresiasi dan kinerjanya selama menjadi Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor.
Disisi lain, ia menyampaikan, tugas prioritas Plt. Direktur Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor saat ini yakni restrukturisasi dan melanjutkan Biskita Trans Pakuan.
Tentunya melakukan penyehatan organisasi dan keuangan dengan memperhatikan serta tidak melupakan kewajiban dengan didasari aturan.
Baca Juga: Tirta Pakuan Lakukan Pemeliharaan SPAM Katulampa, Ini yang Dilakukan
"Keuangan harus sehat, perusahaan harus sehat, aturan harus jelas dan Ibu Nissa tentunya sudah mempersiapkan beberapa langkah-langkah dalam menyehatkan Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor yang sudah disampaikan kepada saya. Perubahan Direksi ini tidak mengganggu operasional Biskita. Namun demikian, dalam pelaksanaan dilapangan masih banyak memerlukan penyempurnaan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo menyampaikan, akan memberikan dukungan semaksimal mungkin untuk business plan Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor agar bisa berjalan dengan baik.
Pengamat Transportasi dan Tata Kota, Yayat Supriatna menilai, kinerja Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor pada prinsipnya sudah on the trek dalam konteks pengembangan bisnis dan usaha ke depan.
Baca Juga: Sedang Puasa Syawal, Apakah Keramas dan Gosok Gigi Bisa Membatalkannya? Ini Penjelasan Buya Yahya
"Melihat kondisi dan situasi yang ada, sekarang bisa dikatakan rencana kerja yang dibuat Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor sudah on the trek, hanya pergantian personel adalah hal biasa dalam sebuah dinamika perusahaan," pungkas Yayat.***(Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


