Wah... Kejaksaan Negeri Bogor Geledah Kantor SMK Generasi Mandiri di Gunung Putri, Ada Apa?

SMK Generasi Mandiri di Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, heboh. Tetiba, sekolah ini didatangi jaksa. Ada apa?

Wah... Kejaksaan Negeri Bogor Geledah Kantor SMK Generasi Mandiri di Gunung Putri, Ada Apa?
Jaksa dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menggeledah sejumlah ruangan kantor di SMK Generasi Mandiri di Gunung Putri terkait adanya dugaan korupsi dana BOS.

INILAHKORAN, Gunung Putri – SMK Generasi Mandiri di Desa Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, heboh. Tetiba, sekolah ini didatangi jaksa. Ada apa?

Adalah tim jaksa dari seksi pidana khusus dan seksi intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor yang mendatangi sekolah SMK Generasi Mandiri itu. Mereka datang pada Kamis, 16 Juni 2022.

Di SMK Generasi Mandiri, tim dari kejaksaan melakukan penggeledahan di ruang kepala sekolah dan bendahara SMK Generasi Mandiri.

Kedatangan personil Adhyaksa tersebut karena adanya dugaan penyalahgunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah kejuruan itu selama beberapa angkatan atau dari tahun ajaran 2019  hingga 2021.

Baca Juga: Geledah Rumah Aktor Irwansyah, Ini yang Dibawa Penyidik Kejari Kabupaten Bogor

“Hari ini, dalam tahap penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, yakni penyalahgunaan keuangan atau dana BOS di SMK Generasi Mandiri, kami menggeledah ruang kepala sekolah dan bendaharanya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Agustian Sunaryo melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Dodi Wiraatmaja kepada wartawan, Kamis, 16 Juni 2022.

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah ada bukti awal yang cukup terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalagagunaan dana BOS. Karena itu, tidak tertuti kemungkinan bakal ada penetapan tersangka.

“Kalau bukti-buktinya kuat dalam hal dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana BOS, maka bakal ada penetapan tersangka,” katanya.

Baca Juga: Kejari Bogor Lacak Harta Adik Ipar Zaskia Sungkar

Dodi mengatakan pihaknya juga sudah meminta bantuan Inspektorat Kabupaten Bogor untuk mengaudit laporan keuangan sekolah dan juga menghitung potensi kerugian negaranya. (reza zurifwan)


Editor : inilahkoran