BRIN Ungkap Sungai Citarum Tercemar Limbah Parasetamol dan Amoxicillin, Ini Kata Sekda Jabar Herman Suryatman...

BRIN Ungkap Sungai Citarum Tercemar Limbah Parasetamol dan Amoxicillin, Ini Kata Sekda Jabar Herman Suryatman...

BRIN Ungkap Sungai Citarum Tercemar Limbah Parasetamol dan Amoxicillin, Ini Kata Sekda Jabar Herman Suryatman...
BRIN Ungkap Sungai Citarum Tercemar Limbah Parasetamol dan Amoxicillin, Ini Kata Sekda Jabar Herman Suryatman...

INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku akan segera melakukan kroscek, mengenai temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dimana Sungai Citarum tercemar limbah parasetamol dan amoxicillin.

Sebab kata Sekda Herman Suryatman, bila temuan BRIN benar terjadi tentunya mengganggu upaya pemerintah dalam berupaya meningkatkan kualitas indeks Sungai Citarum. Dimana ditargetkan indeks kualitas air naik di angka 60 poin.

Baca Juga : Pemprov Jabar Jajaki Kerjasama Ekspor Kopi dan Kakao ke Filipina

"Besok akan cek ricek (Sungai Citarum) memastikan. Seandainya kalau memang benar ada kandungan parasetamol darimana ini sumbernya. Kita paluruh," ujar Sekda Herman di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 9 Juli 2024.

Dia melanjutkan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada oknum pelaku yang telah mencemari Sungai Citarum.

"Kami akan ingatkan. Tidak membuang sembarangan. Kan ada standar operasional. Kami harus memastikan kondisi air sungai, bukan hanya aliran induk termasuk jaringannya kita pastikan rendah polusi. Walaupun idealnya tidak ada polusi," ucapnya.

Baca Juga : Ini Langkah Pemprov Jabar untuk Genjot Koperasi Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Dalam webinar seri 50 bertema Quantifying Medicine Usage and Unveiling Disposal Practices: Environmental Concerns and Public Perceptions in the River Basin Households pada Rabu pekan lalu yang dilakukan Pusat Riset Teknologi dan Sumber Daya Air (PRLSDA). Kepala Plt Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air Luki Subehi menyampaikan, bahwa banyak sungai di Indonesia yang sudah tercemar oleh limbah rumah tangga, industri dan obat-obatan yang dibuang sembarangan.

Halaman :


Editor : Bsafaat