Buka Gerai Anyar di Bogor, Batik Benang Raja Bagikan 3.000 Produk Gratis

Memperkuat eksistensi batik lokal di Kota Bogor, Batik Benang Raja membuka gerai ke-14 di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (17/9/2026).

Buka Gerai Anyar di Bogor, Batik Benang Raja Bagikan 3.000 Produk Gratis
Pembukaan outlet Batik Benang Raja Kota Bogor yang berkolaborasi dengan UMKM lokal membagikan ribuan produk secara gratis, Kamis (17/9/2026). (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Memperkuat eksistensi batik lokal di Kota Bogor, Batik Benang Raja membuka gerai ke-14 di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (17/9/2026).

Pemilik Batik Benang Raja Ariawan Santoso menuturkan, cabang itu menjadi wujud nyata komitmen Batik Benang Raja dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memajukan industri fashion batik di tanah air. Langkah tersebut menandai komitmen perusahaan untuk mendekatkan produk batik berkualitas kepada masyarakat Bogor dan sekitarnya.

"Pada hari pembukaan ini, Batik Benang Raja Bogor membagikan 3.000 produk gratis kepada para pengunjung sebagai bentuk apresiasi dan perkenalan," katanya. 

Pria yang akrab disapa Ko King itu menerangkan, tak hanya berfokus pada ekspansi bisnis, kehadiran gerai baru ini juga membawa misi pemberdayaan sosial. Batik Benang Raja berkomitmen melibatkan UMKM lokal serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

"Batik Benang Raja hadir dan tumbuh bersama masyarakat berkat dukungan yang terus mengalir. Oleh karena itu, kami ingin keberadaan gerai ini membawa dampak positif bagi perekonomian lokal," terangnya. 

Ko King menjelaskan, masyarakat Bogor kini dapat mengunjungi gerai secara langsung untuk melihat beragam koleksi batik unggulan sekaligus menikmati promo spesial selama masa pembukaan.

Salah satu pengunjung, Dani menyampaikan pada hari pembukaan Batik Benang Raja itu dia mendapatkan kemeja batik secara gratis. 

"Ini kualitasnya bagus dengan harga yang murah. Sehingga  untuk berkunjung ke outlet ini cukup menarik. Mudah-mudahan ke depannya produknya lebih bervariasi," tuturnya.


Editor : Doni Ramdhani