Bukan Hanya Satu, Fachry Albar Konsumsi Beberapa Jenis Naroba
Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Avrilendy Akmam mengatakan Fachry Albar mengonsumsi beberapa narkoba.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Bukan hanya satu, aktor Fachry Albar ternyata mengonsumsi sejumlah jenis narkoba. Hal ini terungkap setelah dia menjalani pemeriksan tes urine.
Wakil Kepala Satuan Reserse narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Avrilendy Akmam mengatakan Fachry Albar mengonsumsi beberapa narkoba.
"Tes urine menunjukkan hasil positif mengandung sejumlah jenis narkotika," ungkap Avrilendy kepada awak media. Namun, ia menambahkan bahwa rincian jenis narkotika yang dikonsumsi Fachry belum dapat dipublikasikan saat ini.
"Informasi lengkap mengenai jenis dan jumlah barang bukti akan kami sampaikan dalam konferensi pers besok pagi," ujarnya.
Dalam pemeriksaan kesehatannya, bintang film Pengabdi Setan tersebut dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak mengalami gangguan kesehatan.
“Kesehatannya baik, sudah kami pastikan lewat pemeriksaan medis hari ini,” kata Avrilendy.
Penangkapan Fachry sendiri dilakukan di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan pada Minggu malam (20/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat diamankan, Fachry dalam kondisi sadar dan tidak dalam pengaruh zat narkotika.
"Ketika ditangkap, dia tidak sedang dalam kondisi teler atau mabuk," tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami peran Fachry dalam kasus penyalahgunaan narkotika yang diduga juga melibatkan anak dari musisi legendaris Achmad Albar. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap jenis narkoba yang digunakan serta keterlibatan pihak lain.
"Kami masih terus melakukan pendalaman, baik terkait peran maupun barang bukti yang diamankan," tutup Avrilendy.
Sebelumnya, penangkapan Fachry dikonfirmasi langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Jakarta Barat, Kompol Vernal Armando Sambo. Ia menyebut bahwa Fachry ditangkap sebagai bagian dari pengembangan kasus narkotika yang sedang ditangani oleh pihaknya.
Editor : Firda Rachmawati

