Buruk Rupa Rossoneri Era Amorim

Buruk Rupa Rossoneri Era Amorim
Net

Oleh: Bsafaat

AC Milan tumbang 0-2 saat jamu Benfica di Stadion San Siro dalam laga pembuka fase grup Europa League, Kamis (17/9) dini hari WIB.

Bermain di hadapan pendukung sendiri seharusnya menjadi suntikan tenaga bagi AC Milan. Mereka mencoba menguasai jalannya laga dan menebar ancaman sejak menit awal.

Namun, kerja keras anak-anak asuh tuan rumah seperti menemui tembok tebal yang sulit ditembus.

Alih-alih mencetak gol, gawang Mike Maignan justru bobol lebih dulu pada menit ke-16. Dodi Lukebakio melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur mulus ke sudut gawang Milan.

Tertinggal satu gol membuat Milan semakin tertekan, sementara Benfica tampil semakin percaya diri dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.

Memasuki babak kedua, harapan sempat muncul untuk bangkit. Namun, kelengahan kembali berakibat fatal pada menit ke-54.

Jakub Kaminski sukses memanfaatkan umpan matang dan memperlebar keunggulan tim tamu menjadi 2-0.

Christian Pulisic dan rekan-rekan tidak tinggal diam dan terus mencoba mencari celah.Peluang demi peluang emas didapatkan, termasuk aksi dari Pulisic.

Sayangnya, malam itu seolah menjadi panggung bagi kiper Benfica, Anatoliy Trubin, yang tampil luar biasa menggagalkan setiap usaha tuan rumah. Skor 0-2 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memaksa Milan menelan kekecewaan di kandang sendiri.

Ini jadi kekalahan pertama Milan bersama Amorim musim ini menyusul dua hasil seri beruntun melawan Juventus dan Lazio. Milan sempat menang di dua pertandingan pertama Serie A.

Ada satu kesamaan dalam lima pertandingan Milan bersama Amorim sejauh ini. Milan sama sekali belum pernah mencetak gol di babak pertama.

Selain itu, dari tujuh gol yang dihasilkan Milan sejauh ini, enam di antaranya diciptakan di menit ke-64 sampai 69. Hanya satu yang dibuat di luar periode tersebut yakni pada menit ke-89, itu pun gol bunuh diri pemain Venezia.

"Saya tidak tahu apakah ini soal mental, tapi ini pertandingan kedua secara beruntun di mana babak pertama kami kurang nyetel," Amorim mengakui, seperti dikutip Football Italia.

"Kami tidak boleh kebobolan gol ini, karena kami masih kesulitan menciptakan peluang, kami gugup, kami gelisah, itu semua jadi lebih sulit." (bsf) 


Editor : Inilahkoran