Buya Yahya Ingatkan: Simpan Aib Rumah Tangga, Meski Terjadi Perselingkuhan

Buya Yahya memberikan nasihat tentang menyimpan aib rumah tangga meski sudah bercerai.

Buya Yahya Ingatkan: Simpan Aib Rumah Tangga, Meski Terjadi Perselingkuhan

INILAHKORAN - Kasus perceraian antara Baim Wong dan Paula Verhoeven tengah menjadi sorotan publik setelah gugatan resmi diajukan ke Pengadilan Agama. Isu yang beredar di masyarakat pun semakin berkembang, membuat banyak pihak menyayangkan kondisi pasangan yang sebelumnya dikenal harmonis tersebut.

Dari peristiwa ini, ada pelajaran penting yang bisa dipetik, terutama dalam perspektif Islam. Salah satu nasihat yang relevan datang dari Buya Yahya, ulama asal Cirebon dan pengasuh LPD Al Bahjah.

Dalam salah satu ceramahnya yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menekankan pentingnya menjaga kehormatan rumah tangga, bahkan ketika pernikahan harus berakhir dengan perceraian.

Menurut Buya Yahya, baik suami maupun istri dilarang keras mengumbar aib pasangannya kepada orang lain. "Itu harga mati, tidak boleh kita membongkar aib keluarga," tegas beliau.

Terkait persoalan perselingkuhan dalam rumah tangga, Buya Yahya menjelaskan bahwa ada dua pilihan yang bisa diambil oleh pasangan yang dikhianati. Pertama, mempertahankan rumah tangga dengan catatan bahwa pasangan yang berselingkuh menunjukkan penyesalan dan keinginan untuk bertaubat. Dalam situasi ini, penting untuk memberikan bimbingan agar tidak terjadi pengulangan kesalahan dan menjaga agar aib tidak semakin tersebar.

"Didik dia, karena jika tidak, aib akan semakin tersebar. Mungkin jika tidak dididik, dia justru akan jauh dari kebaikan," saran Buya Yahya.

Namun, jika pasangan yang berselingkuh tidak menunjukkan tanda-tanda penyesalan dan enggan berubah, maka bertahan dalam pernikahan justru dianggap sebagai keputusan yang keliru. "Kalau pasangannya tidak mau taubat, dan ia masih mau bertahan, maka dia adalah orang yang bodoh," kata Buya.

Pilihan kedua adalah berpisah. Jika perceraian menjadi jalan yang dipilih, Buya Yahya kembali mengingatkan agar tetap menjaga martabat dan kehormatan masing-masing. Alasan perceraian tidak perlu diumbar, bahkan kepada orang-orang terdekat sekalipun.

“Pisah saja dan jangan cerita sebabnya diceraikan,” tuturnya.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa jika ada yang ingin mengungkapkan keburukan orang lain, haruslah disertai bukti yang kuat agar tidak menimbulkan fitnah. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan mudah percaya pada isu tanpa bukti,” pungkasnya.

nasihat Buya Yahya ini menjadi pengingat penting bagi siapa pun yang menghadapi persoalan dalam rumah tangga. Menjaga aib dan kehormatan, baik selama maupun setelah pernikahan, adalah bagian dari adab dan akhlak mulia dalam Islam.


Editor : Firda Rachmawati