Buya Yahya Luruskan Mitos Tentang Cicak dan Kaitannya dengan Sihir dalam Islam
Buya Yahya meluruskan dan menjelaskan tentang keberadaan cicak di rumah yang sering dianggap sebagai datangnya sihir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Dalam pandangan Islam, cicak memang termasuk hewan yang dianjurkan untuk dibasmi. Namun, anggapan bahwa cicak membawa sihir atau dianggap sebagai hewan pengkhianat adalah pemahaman yang keliru dan tidak berdasar.
Mitos yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa kehadiran cicak di dalam rumah menandakan adanya sihir yang ditujukan kepada penghuninya. Karena itu, banyak orang secara sengaja membunuh cicak dengan tujuan mengusir sihir sekaligus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Menanggapi hal ini, pendakwah KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya, melalui ceramahnya yang disiarkan di kanal YouTube Al Bahjah TV, menegaskan bahwa tidak ada ajaran dalam Islam yang menyebut cicak sebagai hewan pembawa sihir atau pengkhianat.
Menurut Buya Yahya, penyifatan negatif terhadap cicak—seperti dianggap sebagai pendusta atau pengkhianat—adalah pemahaman yang keliru. "Tidak ada gelar pengkhianat atau pendusta bagi binatang. Itu tidak berlaku dalam Islam," jelasnya.
Beliau menjelaskan bahwa anjuran untuk membunuh cicak lebih didasari oleh aspek kebersihan dan kenyamanan. Secara medis, cicak memang dikenal membawa kotoran yang bisa mencemari tempat ibadah, seperti mushala atau sajadah. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa Islam menganjurkan untuk membasmi cicak.
“cicak sering kali membuang kotorannya di tempat suci, seperti area salat. Itu yang mengganggu, bukan karena ia membawa sihir,” terang Buya Yahya.
Ia juga menambahkan bahwa tidak benar jika cicak dianggap sebagai perantara sihir. "Tidak ada itu cicak bawa sihir. Semua itu tidak benar," tegasnya.
Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam tidak mudah termakan mitos, apalagi yang justru melemahkan iman. Ia menekankan bahwa meskipun sihir itu nyata, orang beriman seharusnya tidak takut terhadapnya. “Orang beriman punya dzikir, punya amalan untuk menjaga dirinya dari gangguan semacam itu,” ujarnya.
Lebih jauh, Buya Yahya mengajak umat Muslim untuk lebih bijak menyikapi keberadaan makhluk ciptaan Allah. Ia menekankan bahwa setiap makhluk, termasuk cicak, diciptakan dengan fungsi dan manfaatnya masing-masing—salah satunya sebagai pemangsa nyamuk yang juga bisa mengganggu manusia.
Editor : Firda Rachmawati

